bonus chapter 1#

2.8K 128 16
                                        


didepan pintu kamar no 149 terlihat sepasang kekasih berdiri tegak lurus menatap pintu tersebut.

"ini mencurigakan sekali, pintunya ada gambar lope lope begini, kamu yakin mau masuk?" yang mengajak kekamar malah menanyakan hal yang tak jelas pada orang yang ia seret paksa tadi.

"gas lah ayo masuk" jawab nya bersiap membuka pintu kamar tersebut.

"tapi ini ada kunci kodenya juga" lanjut mu kebingungan.

"ini di gantungan kunci nya ada kodenya" ucapnya mengancang ngancang gantungan yang berisi kunci kunci beserta kertas kode yang sudah di gantung juga di sana.

"oohh, yaudah" jawab singkat mu.

arion pun mengangkat bahu bingung lalu tak pikir lama lagi ia membuka kunci pintu dan kode tersebut secara bergantian.

pintu kamar pun terbuka lebar dan menampakkan kegelapan di dalam sana.

"gelap banget" ucap arion bingung. ia mencari cari dimana saklar lampu berada tetapi tak sengaja dia menendang barang entah apa itu tidak terlihat jelas barang nya di karenakan gelap masih menyelimuti sekitarnya.

"ohh! aku nemu saklar nya" ucapmu menyalakan saklar yang engkau raba. ternyata yaa benar saklar, tapi saklar kamar mandi.

"bukan itu.. ahh ini dia" jawab nya sekaligus menekan apa yang ia temukan.

ctak.

saklar menyala terang memenuhi ruangan. yang dilihat pertama kali oleh arion adalah benda yang ia tendang tadi.
"ehh? ini kan kotak.." ucapnya berjongkok mengambil kotak itu.

kamu menghampiri nya karena penasaran melanda dirimu, kamupun ikutan berjongkok dengan perlahan lahan karena gaun yang susah dia atur, lalu melihat ada apa dengan kotaknya "kingdom?" ucapmu guna melanjutkan ucapan arion walau telat.

"bukan! ini kondom?!" ucapnya kaget 'ternyata tebakanku benar, kamar ini diberikan untuk nanti kita main.' batinnya senang, berbeda dengan wajahnya yang pura-pura kaget dan dengan polosnya dia malah membuka kotak tersebut. "wihh ada banyak ya?" ucapnya.

'yang bener aja, tepar dong' batinmu pasrah melihat isinya ternyata betulan ada kondom di dalamnya.
"yaudah buat malem aja" ucapmu mengalihkan perhatian nya.

"umm..yaa tapiii.." pikri pikri atas apa yang ia pikrikan, ia berpikri untuk memikrikan apa yang ia pikrikan.

...

"nanti malem sepuluh ronde ya?"

'nahh kann! apa kubilang? tepar dehh.. sepemain pemainnya aku, lebih pemain suami gwj(╥_╥)' batin mu tertekan.

"ekhem.. Eeee, inikan isi kotak nya ada tiga puluh kondom masa kita pakai cuma satu? kan sayang kalau ga di pake" ucapnya polos sekali.

"...."

"ya, ya, ya?"

"....."

"yaaaaaaaaaaa?"

"......"

tak ada jawaban. sikap arion yang sedari tadi masih manja manja membuatmu lelah dan memutuskan untuk berdiri "udah udahh, ayo ah! kita kan disini tujuan nya mau istirahat, ohya! terus katamu kamu laper kan? ayo pesen makanan nya" ucapmu menghentikan pertanyaan aneh itu.

"...." bergantian dalam sikap kalian, ia menghentikan wajah manja nya dan mulai serius.

"...adaa apa?" bingungmu mengapa dia mendadak berubah sikap nya dan juga aura auranya juga bahkan ikutan berubah bergerak menggelitik seluruh tubuhmu.

Mikazuki Arion X ReaderCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang