setibanya di restauran xxx levinna dan revina langsung masuk dan duduk di baris kedua, hans dan zaii memilih untuk duduk di belakang, karena mereka mementingkan tamu.
singkat cerita, jam sudah menunjukkan pukul 5.30 yang sebentar lagi adzan maghrib, mereka rehat di restoran yang temanya chinese/japanese-an, dan berbuka bersama.
pada akhirnya mereka memutuskan untuk menyewa tenda untuk bermalam di tepi pantai, oh iya ara juga sudah izin jadi dibolehkan oleh kedua orang tuanya.
jam sudah menunjukkan pukul 20.57 udara di luar semakin dingin ombak semakin bergemuruh dan api yang menyala tak teratur di depan mereka
"ini serius kita dari tadi cuma makan makanan kek gini?" ucap revina, arlie hanya menderet kan gigi putihnya saja.
"halah, kalian mau apa? nanti di pesenin nih" ucap revina. betapaa terkejutnya revina, ternyata anak-anak pada kelaperan.
"eh buset ini banyak bet jir? klen ga makan berapa bulan ettdah, apalagi si noa, gilaa" ucap revina heboh.
sang empu hanya tersenyum manis "Halah biasa gitu kak dia mah, emang ga kelaperan tapi porsi makannya porsi kuli" sambung zaii.
akhirnya makanan mereka datang dan mereka makan sambil bercerita.
mereka semua bercerita. disana, ara dengan rhey dan noa satu tenda, arul, levinna, dan revina, hans dan zaii, dan arlie dengan sang kekasih, yaitu tiana.
mereka bercerita sambil berbbqan. salah satu dari mereka mengantuk dan ingin tidur, yaitu levinna. ia masuk, tak lama dari itu revina menyusul.
begitupun tiana yang sudah tidur di bahu arlie, kemudian arlie dan tiana masuk, karena tiana tak mau sendiri di dalam tenda.
tersisa noa, rhey, arul, dan ara. tak lama dari itu arul masuk juga karena ia sudah mengantuk. noa juga mengajak kedua manusia itu untuk masuk duluan karena ia akan mengerjakan sesuatu di sana.
"rhey, ara, duluan aja masuk gua masih ada urusan" rhey langsung mengajak ara untuk tidur, ia menurut, tapi di dalam hatinya ia masih ingin menemani noa.
sudah pukul 22.17 ara terbangun dan melihat api yang masih menyala, ia keluar. dan melihat noa yang sedang fokus pada laptopnya, ia heran 'ngapain si tu anak? sampe malem belum tidur tidur?' ucapnya dalam hati.
"noa" noa menoleh dan melihat ara "kenapa?" ara menggelengkan kepalanya dan langsung duduk di sebelah noa, noa terkejut, dan detak jantungnya berdetak lebih cepat dari biasa, maklum budak cinta lagi jatuh cinta.
noa seketika tegang dan diam. ara menoel dagunya, seketika noa tersadar dari lamunannya, "eh? ha?" ucapnya kaku. ara terkekeh kecil dan langsung menyandarkan kepalanya di bahu noa.
"ngapain malem-malem belum tidur no?" noa tak menjawab namun ia langsung menawarkan series thailand kepada ara "mau nonton series ini?"
"series apatu? thailand? yang kek gimana?" tanya nya pada noa, noa tersenyum 'masih polos ya anak ini ternyata' lalu ia menjawab "oh ini series gl, biasa kan thai rata-rata bl kalo ini gl tau kan?"
ara menggeleng-gelengkan kepalanya, "loh gatau? pernah nonton series thailand ga ra?" tanya noa lagi-lagi ara menggeleng.
noa memutuskan tak jadi menonton dan mengajak bocah itu masuk ke tenda. "udah masuk tenda aja udah malem ini lu juga kedinginan tuh" kemudian ia mematikan api dan mengajak ara masuk.
di dalam tenda rhey dan noa di pinggir sedangkan ara di tengah, ketika noa sedang membelakangi ara dan rhey, ara memeluknya dari belakang, noa tersentak kaget.
ia reflek memutar tubuhnya dan tanpa sengaja mengecup hidung nya, ia langsung menyalakan senter hpnya, dan melihat sang empu yang hanya menderetkan gigi putihnya saja.
"ada apa?" tanya nya pada ara, "ga apa, ara cuma agak dingin aja liat lah ampir semua selimut di pakek anak itu" tuduhnya pada rhey.
noa langsung mengulurkan tangannya dan diterima hangat oleh ara, ara menyelusup kedalam leher noa, dengan sengaja ia mengisap kencang lehernya.
"shhh raa, ng-ngapainn sii??" ucapnya sambil memegang pinggul langsing ara yang terbalut kaos oversize nya.
entah setan mana yang merasuki noa sampai ia berani memegang perut ara dari bawah kaos oversize nya itu.
"n-no-noahh nga-ngapainn disituu tanganyahh" noa langsung berbisik ditelinga ara dengan suara kecil "lu mancing gua jadi lu harus tanggung jawab soalnya gua kepancing" ara merinding dan noa menggigit kecil telinganya.
hampir saja noa akan berbuat aneh aneh, untung saja dia belum memegang dada dan mencium bibir nya. sebelum terlalu jauh terpaksa dia berhenti, karena takut kenapa-kenapa dengan anak ibu kostnya itu.
ara kembali ke pelukan noa dan tertidur pulas begitupun dengan noa yang menyusul ara ke dalam alam mimpi.
-tbc
KAMU SEDANG MEMBACA
Sahabat LDR
Fantasymenceritakan tentang persahabatan yang berbeda pulau. dan yang paling unik adalah, persahabatan itu hampir semuanya berparas seperti layaknya seorang laki laki, padahal aslinya mereka adalah seorang perempuan. pasti jika ada seorang yang berpapasan...
