Rombongan cale sekarang sudah mencapai puzzle city setelah beberapa hari perjalanan.
( Dan jangan lupakan tentang keberadaan bayi naga tsundere kita yang menyediakan makanan untuk calon ortunya ಡ ͜ ʖ ಡ)
Setelah dengan mudah melewati gerbang Puzzle City, kereta Penyu Emas keluarga Henituse mengikuti jejak wakil kepala pelayan Hans ke penginapan.
"Ini lebih kecil dari Kota Barat."
"Benar. Kecil."
Cale mengangguk pada kata-kata On dan Hong, dan melihat ke luar kereta.
''roksoo, apakah kau yakin, naga Itu tidak akan mengikuti kita ke kota ?'' cale bertanya.
Roksoo mendengus.
"Mana mungkin, naga kecil itu membenci manusia lohh, aku ragu dia akan mengikuti kita" jawab Roksoo datar.
'semoga saja'
Menurut Choi Han, Naga Hitam akan mengikuti mereka dari jarak jauh, sebelum datang di pagi hari untuk mengantarkan makanan dan kemudian melarikan diri.
"Bukankah itu manis? Naga itu tampak seperti anak kecil yang tidak kehilangan kepolosannya, bahkan setelah menjalani kehidupan yang mengerikan." kata cale geli.
Roksoo hanya bersenandung sebagai jawaban dari pernyataan cale.
'...Tidak juga.'pikir Roksoo setelah mendengar perkataan cale.
Roksoo yang setengah mengingat apa yang terjadi pada malam naga kecil meledakkan sebagian kecil tempat itu merasa geli (1). Jika Cale melihat naga itu meledakkan gunung, dia tidak akan mengatakan hal-hal seperti, 'Lucu,' untuk menggambarkannya.
Roksoo tidak tahu mengapa naga itu melakukan ini, meskipun dikatakan bahwa ia membenci manusia. Itu benar-benar mengejutkan nya. Ini bukan cara yang dia harapkan akan terjadi.
Karena masih muda, Roksoo mengira naga itu akan menjauh dari wilayah Marquis dan membuat sarangnya sendiri untuk mengembangkan kekuatannya. Roksoo berharap, setelah tumbuh lebih kuat, naga itu akan menghancurkan tanah milik Marquis sebelum perang pecah di benua itu.
Itu akan membantu menjaga wilayah Henituse tetap damai untuk jangka waktu yang lebih lama.
"Ck."
Cale yang masih menatap keluar dari jendela mendecakkan lidahnya, dan anak-anak kucing, yang dengan bersemangat melihat ke luar jendela, tersentak sebelum mendekatinya. Sepertinya mereka telah melihat sesuatu yang aneh di luar, dan datang untuk bertanya.
"Cale-nya! Setiap rumah memiliki menara batu di depannya."
"Sangat sangat aneh."
Cale menoleh ke arah kedua anak kucing itu dan hanya dengan santai menjawab.
"Ini adalah kota menara batu."
Puzzle City terkenal dengan reruntuhan kuno dengan banyak menara batu, tetapi juga terkenal dengan fakta bahwa setiap rumah memiliki menara batu kecil di depannya.
"Sudah lama sekali aku tidak kesini" gumam Roksoo yang dapat didengar oleh cale.
"Hooh? Roksoo, kamu pernah ke sini sebelum nya?" Tanya cale sambil menoleh ke arah Roksoo.
"Ya, waktu itu aku berusia 7 tahun ketika kesini bersama orang tuaku karna suatu alasan."
'yah alasannya hanya karna mereka takut aku sakit, jadi mereka membawaku kesini untuk mengambil kekuatan kuno vitalitas hati' pikir Roksoo tanpa ada niatan untuk memberi tahu alasannya kepada cale.
KAMU SEDANG MEMBACA
White Rabbit
FanfictionBagaimana jika Kim rok Soo tidak bertukar tubuh dengan cale henituse. Bagaimana jika Kim rok Soo lebih dahulu di culik oleh sang 'kebebasan' dari pada bertukar tubuh dengan cale henituse dengan perantara Dewa kematian. Dan bagaimana 'jika' saat Kim...
