Hallowrrr guys akuh kembaliiiiii pada kangen gak,ini aku sempetin nulis dan buat skrip baru itu nanti aja aku lagi malas mikir
Seperti biasa jangan lupa vote komen dan follow akun aku maaciw
***
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
***
Beberapa menit kemudian keluar lah seorang dokter bersama asisten nya yang membawa jasad Caine yang di tutup oleh kain yang terkena besikin bercak darah,namun tiba-tiba echi menahan sang dokter
"Sebentar dok saya boleh liat mami saya dulu"tanya echi sambil mengusap jejak bekas air matanya
"Tentu"dokter itu pun perlahan kain itu, mereka semua tak tahan lagi melihat hal itu,kini wajah yang dulunya selalu menjadi penenang kini menjadi kaku dan dingin, bibir yang sudah putih dengan mata terpejam,namun yang baru mereka sadar ternyata jasad Caine tersebut seperti biasa walaupun di akhir hidupnya ia tetap tak ingin membuat orang lain merasa sedih atas kepergian nya
"Mamiiii,mami kenapa pergi ninggalin echi,hiks...echi gak bisa tanpa mami,mana janji mami hiks...yang mau terus sama echi hikss....tapi sekarang mami malah ikut mama echi ke sana, hiks....kenapa mami gak bawa echi sekalian miii"ucap echi sambil memeluk jasad Caine
"Kak boleh di lepas dulu jasad tuan Caine harus kami bersihkan"ucap perawat di sana
"Gak sus jangan bawa mami saya,saya cuma mau mami saya sus"ucap echi yang mulai menangis' kembali
"Chi udah ya kamu harus ikhlasin Caine dia pasti bahagia di sana,dia sekarang udah gak ngerasain sakit lagi"ucap Rion memeluk echi dari belakang agar menahan echi yang terus memberontak ingin mengikuti Caine
"Pi,aku mau ikut mami lepasinnn!!"teriak echi,namun Rion masih lebih kuat dari echi dan terus menahan echi yang masih memberontak
Time skipp>>
Di pemakaman terlihat banyak sekali orang yang sedang melihat pemakaman Caine, tiba-tiba hujan turun begitu saja seakan langit pun ikut bersedih atas kehilangan sosok Caine,kini hanya ada anggota tnf yang masih setia memandangi gundukan tanah yang basah,Rion masih terus mengelus batu nisan Caine dan sesekali bergumam
"Caine maafin aku,aku gagal jaga kamu,aku gak bisa nepatin janji aku ke kakek"gumam Rion yang terdengar oleh anak anak nya
Tiba-tiba datang dua orang yang tak mereka kenal,Rion belum menyadari keberadaan dua orang tersebut,namun gin dan souta tau siapa itu
"Gin,souta"ucap seorang wanita sambil mengelus pipi kedua anak itu"
Rion yang mendengar suara yang sangat familiar bagian pun membalikan tubuh nya untuk menatap siapa yang ada di belakang nya
" Ma-mama"lirih Rion yang langsung memeluk orang yang ia panggil mama
"Anak mama udah gede banget ya,anak anak yang kamu sama Caine urus juga udah pada besar semua kamu hebat"ucapnya
"Tapi aku gagal jaga Caine"ucap Rion dengan sesegukan
Setelah beberapa menit Rion memeluk wanita tadi kini ia beralih ke orang yang ada di sampingnya
"Papa Noe maafin aku aku gagal jaga Caine"ucap Rion dengan menundukkan kepalanya
"Gapapa aku udah bangga sama kamu nak udah bisa jagain Caine sampai saat ini,dan ngebesarin anak anak sampai sebesar ini,papa yakin Caine pasti bahagia di sana"ucap orang yang di panggil Noe tadi sambil memeluk Rion
Anak anak yang bingung hanya diam melihat hal itu mereka ingin bertanya namun itu bukan waktu yang tepat
"Oh ya anak anak kamu belum tau papa siapa"ucap Noe yang mulai melepaskan pelukannya
"Oh ya lupa"ucap Rion
"Anak anak mungkin kalian belum tau dia siapa kecuali souta sama gin jadi papa bisa ngenalin diri"ucap Rion
"Hallo semuanya perkenalkan nama saya Noe saya adalah papa nya Caine alias granpa kalian"ucap Noe
Mereka sedikit terkejut mendengar hal itu karna yang mereka tau Caine tidak mempunyai keluarga lagi di sini
"Udah kalian pulang aja dulu udah pada basah bajunya kamu juga Rion"ucap shina
"Mama sama papa mau ke mana dulu"tanya Rion
"Papa mau di sini dulu udah lama papa gak ketemu Caine kangen tapi Caine nya udah di sana jadi papa mau nge habis waktu dulu di sini"ucap Noe
"Mama juga mau nemenin Noe dulu"ucap shina
"Oke mah pa aku pulang dulu kalau ada apa-apa telepon aku ya"ucap Rion
"Iya"
Setelah semuanya pergi Noe terus menatap batu nisan sang anak dan menceritakan berbagai hal yang ia lalui selama ia pergi
"Caine kamu bahagia di sana ya yang tenang ya, keluarga kamu kedepannya akan selalu bahagia dan aman sama Rion papa sama mama shina juga bakal ke sini lagi kapan kapan ya papa tinggal dulu"setelah mengucapkan kalimat itu Noe meneteskan airmata nya sebelum ia pergi dari sana bersama shina
***
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
***
Segitu dulu aja ya aku gak kepikiran mau nulis apa lagi ini juga baru pulang sekolah 😑 pala ku Ampe migran gara gara kebanyakan belajar, padahal baru hari ke dua ujian
Seperti biasa jangan lupa vote komen dan follow akun aku maaciw
See u the next day babay 👋 😊
KAMU SEDANG MEMBACA
PENYESALAN | TNF [ END ]
FanfictionMenceritakan tentang penyesalan terbesar seorang pria yang kehilangan cinta nya yang
![PENYESALAN | TNF [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/367681095-64-k893066.jpg)