Warning & Disclaimer :
Don't Like Don't Read!!
All character belongs themself. Aku cuma pinjem nama dari karakternya hehe
This is Fanfiction just for fun. Enjoy aja ceritanya ya.
.
.
.
Happy Reading^^
.
.
.
Harris bangun dengan kepala sangat sakit seperti bekas dipukuli. Begitu seluruh kesadarannya terkumpul sepenuhnya, barulah Harris mengerti dirinya pasti habis mabuk berat.
Lelaki itu mencoba mengingat beberapa kenangan kebelakang. Tapi semuanya hanya berakhir ketika dia datang ke Bar milik Gin dan memesan Vodka.
"Udah bangun, Kak?"
Harris menoleh ke pintu. Menemukan Nita membawa nampan berisi sup, segelas air, obat pengar dan beberapa obat lain.
"Apa yang dirasa, Kak? Perutnya sakit gak? Mual? Pusing?"
Harris hanya menggeleng mendengar pertanyaan anamnesis dari Nita. Ya, mau tidak mau fase itu akan ditanyakan Nita sebagai prosedur awal karena dirinya dokter.
"Makan dulu ya, Kak."
Nita membantu Harris duduk menyandar dikepala ranjang. Memberikan air minum lalu mengambil sup untuk mulai disuapkan kepada Harris.
Harris menurut. Dia menerima suapan demi suapan Nita dengan baik. Tak menolak karena rasa supnya cukup membuat lidah Harris nyaman.
Hingga akhirnya sup itu tandas dan Nita memberikan sebotol obat pengar padanya. Harris meminumnya perlahan sampai ketika minuman itu habis barulah Harris menyadari sesuatu.
"Saya... dikamar kamu?"
Nita yang sedang membereskan alat makan dan sisa obat hanya mengangguk, "Kak Harris udah tepar pas dianterin Kak Gin, aku gak sempat cari kunci kamar Kakak, jadi langsung bawa kesini."
Harris tertegun dan terkejut mendengar jawaban Nita. Oh... jadi yang membawanya pulang adalah Gin. Berarti yang Harris ingat mungkin hanya mimpi atau ilusi semata. Lalu yang jadi pertanyaan besar dikepalanya adalah kalau dia dikamar Nita, maka Nita tidur dimana semalam?
"Terus kamu tidur dimana?" tanya Harris akhirnya ketika Nita sudah akan pergi dari kamarnya.
Nita hanya tersenyum lalu menjawab lagi, "Dokter bisa tidur dimana aja kalau lagi rawat pasien, Kak. Kakak lanjutin istirahat aja dulu, aku beres-beres sebentar."
Bukannya menjawab detil pertanyaan Harris. Nita langsung berlalu dari kamarnya. Setelah menutup rapat pintu kamarnya Nita bergegas menuju Dapur. Tempatnya menangis dan terjaga semalaman.
.
.
.
"Yang file urgent atau deadline hari ini bisa langsung kirim email ya. Saya tanda tangan sekarang. Sisanya postpone dulu, untuk meeting reschedule saja semua. Oke, makasih ya."
Harris mematikan panggilan kepada sekretarisnya. Dirinya kembali fokus pada komputer dan beberapa file ditangannya.
Iya. Harris akhirnya memutuskan untuk tidak masuk kantor dan mengerjakan semuanya pekerjaannya dari rumah. Dirinya sudah merasa lebih baik setelah makan dan minum obat pengar Nita sehingga bisa langsung kembali bekerja. Sebuah keuntungan dia menikah dengan dokter, dapat pengobatan cepat dan tepat.
KAMU SEDANG MEMBACA
[VTUBER / Harris Caine] Game Over
FanfictionNita Paramitha tak pernah bermimpi bisa dijodohkan sampai dinikahi oleh Harris Caine. Kakak kelas sekaligus cinta pertamanya. Rasanya ini sebuah balasan bahagia atas segala penantiannya. Tapi apakah cinta Nita cukup dan sanggup untuk menopang segala...
![[VTUBER / Harris Caine] Game Over](https://img.wattpad.com/cover/365187391-64-k619405.jpg)