"Janji ya buat bareng terus? lo berdua udah gua anggap sebagai rumah untuk gua berpulang dan mengeluh, jangan sampai di dalam pertemenan ini hancur begitu saja"
start : 12 mei 2024
end :
Non baku ⚠️
Toxic berlebihan ⚠️
bantu vote dan komen ya reade...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Aku gamau jadi orang jahat di dunia."
~~~
"Assalamualaikum, Mama!"
TokTokTok
Pintu itu di ketuk dengan sedikit kuat karena hari benar benar sudah menggelap, sesuai apa yang di katakan Ino kemarin ia setelah pulang bekerja langsung mengunjungi rumah ternyamannya yang 'dulu'
Cklek
Pintu itu pun di buka dan seorang perempuan langsung keluar lalu memeluk Ino dengan sangat erat
"Ino... papa kamu jahat, kamu jangan jahat juga!!" Teriak sang mama sembari menangis pilu akan kedatangan anak semata wayangnya
Dengan perlahan Ino memeluk kembali sang mama hatinya terasa sakit saat sang mama menangis sejadi jadinya seakan beliau membagikan rasa sakit yang dalam
"Ma, tenang, ayo masuk kedalam" Ino pun menggenggam tangan mamanya untuk masuk kedalam rumah lalu menutup pintu dengan rapat
"Jangan tinggalin mama lagi, Ino..."
Ucapan itu membuat Ino bingung, di hatinya sangat kasihan dengan sang mama yang sekarang menangis dengan sangat pilu, dan di otaknya Ino juga tidak bisa meninggalkan kedua temannya serta kerjaan yang menurut dia tempatnya cukup dekat dengan rumah Ryan. Ia sekarang sedang di landa kebingungan yang maximal.
"Ma, maaf. Ino ga bisa ninggalin Micel sama Ryan"
"Kamu jahat sama mama!! PERGI DARI SINI!" Dengan tangisan yang tak reda sang mama berteriak sangat keras membuat Ino harus segera keluar dari rumah lalu langsung pergi kearah rumah milik Ryan
"Ino ga mau jahat sebenarnya sama mama tapi tempat kerja Ino emang beneran dekat sama rumah Ryan, mama yang baik ya disana lupain aja kalo Ino pernah menginjakkan kaki di rumah mama dan meluk mama sembarangan. Ino pergi ya mama, Ino rasa mama juga udah ga butuh Ino disini dan makasih ya udah rawat Ino sampai besar begini. I love you mama."
~~~
"Orang tua lo ga pernah pulang kesini lagi?" Tanya Micel kearah Ryan yang sedang sibuk memainkan ponselnya
"Iyo, kayanya mereka udah lupain gua" Micel pun mengangguk, sepertinya seorang Micel juga sudah dilupakan dari keluarganya tapi bodoamat lah yang penting dia bisa makan sama tidur disini bersama teman temannya
"Ino kemana ya, udah tiga jam ngilang" Tanya Ryan yang khawatir kalo temannya itu kenapa napa