"Janji ya buat bareng terus? lo berdua udah gua anggap sebagai rumah untuk gua berpulang dan mengeluh, jangan sampai di dalam pertemenan ini hancur begitu saja"
start : 12 mei 2024
end :
Non baku ⚠️
Toxic berlebihan ⚠️
bantu vote dan komen ya reade...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
★
"Kue nya mau yang mana dah?" Tanya Ino yang sangat kebingungan melihat banyak kue tersusun rapi disana
"Yang coklat aja. Siapa tau Ryan suka tuh" Jawab Micel sembari berjalan kearah rak kue
"Halah Cel, mending tuh kue frozen aja" Tunjuk Ino saat melihat ada kue frozen tersusun rapi di rak nya
"Lawak. Yang ada kita di banned dari rumahnya, mau lo?" Dengan cepat Ino menggelengkan kepalanya
"Ke kasir aja deh" Tangkas Micel yang sudah punyeng pun langsung menarik Ino kearah kasir dan memesan satu kue untuk temannya yang sepertinya sudah berada dirumah
"Mba. Saya pesan kue coklat yang ada gambaran anime nya ya" Pesan Micel yang tahu betul kalau temannya itu sangat menyukai Anime
"Anime nya mau siapa, kak?"
"Apa aja mba, asalkan anime" Mbak kasir pun langsung mengiyakan pesanan mereka berdua dan setelah memesan satu kue mereka segera keluar dari toko tadi lalu melanjutkan mencari hadiah yang cocok untuk Ryan.
~~~
"Ke toko sepatu sebentar. Cel" Ucapnya sembari berlari kecil untuk masuk kedalam toko sepatu yang dilihat oleh Ino
Sedangkan Micel, ia menunggu Ino di luaran toko itu karena dia males buat masuk kedalam sana
"Apa gue beliin Ryan baju aja ya?" Gumamnya, dan tak lama kemudian muncul lah Ino dengan tangan kiri ada plastik belanja yang artinya ia sudah menemukan hadiah untuk sang teman
"Beneran beli sepatu?" Ino mengangguk, lalu menatap Micel yang tlah melanjutkan perjalanan untuk mencari hadiah buat Ryan
"Cel tunggu sebentar"
"Kenapa?" Tanya Micel karena Ino tiba tiba saja menghentikan jalannya dan menyuruh dia menunggu sebentar
"Buat lo." Kekehnya sembari mengulurkan tangan untuk mengasih sepatu yang tadi ia beli agar Micel dapat mengambil plastik sepatu tadi
"Beneran buat gue?" Setelah melihat Ino mengangguk. Dengan berat hati Micel mengambil plastik sepatu itu dan memakainya sebentar sehabisnya baru mereka melanjutkan perjalanan untuk mencari hadiah
"Makasih ya."
"Yoiii"
★★
"Mbak, mereka berdua belum ada yang pulang?"
"Ndak ada ini nak, kalau ada sudah lah tuh Ino atau Micel telfon mbak"
Dirumah. Ryan sangat khawatir sama kedua temannya itu, siapa yang ga panik dan khawatir coba karena mendengar cerita temannya Micel kemarin malam? Semua orang rumah saja sedang berdoa agar Ino pulang dengan selamat bersama Micelshie.
"Duhh nak Ino dan nak Micel, pulang sayang... mbak khawatir ini" Ujar mbak Dewi yang sedang di depan rumah menunggu kepulangan keduanya
Sedangkan ditempat lain, keduanya masih saja meributkan hadiah dan akhirnya mereka berdua hanya menghadiahkan baju dan parfum yang diinginkan Ryan sejak lama.
"Dah ah, ayo balik."
Mereka pun pulang dengan selamat dan kepulangan mereka di sambut dengan hangat oleh orang orang rumah
"Ya Allah nak ... Mbak khawatir sama kalian, Ya Allah ... Terimakasih sudah menjaga keduanya." Karena keduanya selamat, semua orang rumah pun menyuruh Micel serta Ino untuk masuk secepatnya, takut ada hal hal yang tak di inginkan menimpa mereka.
"Ngapain aja lo berdua baru pulang gini?" Tanya Ryan yang tiba tiba saja muncul di hadapan mereka dengan gaya berbicara seperti mengomel
"Ada deh" Sahut Micel dan ia langsung pergi ke kamarnya untuk mengambil baju
"Kemana aja?" Tanya Ryan kembali. kali ini kakinya di sengaja menyentuh kaki milik Ino dan tiba tiba saja Ino meninggalkan Ryan sendirian disana
•••
"Kok ndak ngobrol sama mereka, nak?" Tanya mbak Ida kepada Ryan yang sedang duduk sendirian disofa ruang TV
"Gapapa kok mbak."
"Kalau ada apa apa bicarain sama mereka berdua ya?" Setelah mengangguk sebagai jawaban, mbak Ida segera menyiapkan makan malam untuk mereka semua.
Rumah yang dibuat oleh tukang sudah lama jadi, dan rumah itu khusus untuk pak Security sama ART saja. Tenang ya semua ruangan di pisah kok tidak di gabung, perempuan untuk perempuan dan laki laki untuk laki laki.