Kita sama-sama terluka tapi kenapa kita tidak sama-sama saling menguatkan satu sama lain?
••
" Dek jangan di teras,cuaca dingin " ucap mama yang baru saja datang
Nia tak menanggapi dan tetap berdiam diri disana,ia malah memandang langit malam yang penuh bintang-bintang.
" Ma,kenapa nia harus ada di posisi ini? " tanya nia tanpa melihat mama nya
Mama terdiam sejenak tak tau mau berkata apa.
" Bukan ini yang nia mau,tapi kalian udah dewasa kalian tau mana yang baik untuk kalian masing-masing dan juga nia,nia coba buat mengerti tapi tetap slalu ada rasa kecewa nya. " jelas nia lalu berbalik ke arah mama nya karna tak mendapat sahutan dari mama nya.
" Udah malem,masuk dan tidur " Titah mama mengalihkan lalu pergi begitu saja
Nia menatap sendu kepergian mama nya.
" Aku mau bilang kalian jahat tapi aku tau ga sepenuhnya salah kalian,karna aku juga ga tau perasaan kalian dan kondisi kalian " Lirih nia,air matanya turun begitu saja.
Nia menghapus air mata nya dengan tangannya lalu pergi ke kamarnya untuk istirahat.
Ceklek
Pintu kamar terbuka kecil,mama nia menatap nia yang kini sudah tertidur.
" Maafin mama,kamu boleh benci mama tapi mama sangat menyayangi kamu " Lirih mama nya lalu mengecup kening nia sebentar
Hati ibu mana yang tak hancur melihat putrinya begitu sedih...
Maafkan aku sebagai seorang ibu,aku tidak bisa membuatmu merasakan kenyamanan keluarga.
Tapi ingin ku egois karna bertahun-tahun aku bertahan hatiku benar-benar hancur
" Mama harap kamu mengerti nia " Ucap mama sebelum pintu kembali di tutup.
1 minggu kemudian
Hari ini adalah hari dimana nia akan memasuki sekolah yang baru dengan teman-teman yang baru.
Kehidupan baru itu terasa begitu berat dimana ia harus kembali mengenal orang-orang asing dan beradaptasi di lingkungan baru.
Tapi kali ini nia harus melupakan dahulu apa yang telah terjadi,hari ini nia harus bersemangat.
Nia tak boleh terlambat,ia berjalan cepat menuruni tangga sambil memakan roti yang sudah di siap kan sedari tadi di kamarnya.
" Nia,jangan lari-lari nanti jatuh! " Ucap nenek memperingati nia
" Hehehe maaf nek,soalnya nia bangun agak kesiangan takut telat " ucap nia lalu mencium tangan neneknya
" Ohya nek,mama mana?? " tanya nia sambil memakai kaos kakinya
" Mama kamu sudah berangkat bekerja "
Ucapan nenek seketika membuat nia berhenti beraktivitas,lalu kembali memakai kaos kaki yang belum ia selesaikan serta sepatu.
" Owh,yaudah nia berangkat dulu "
" Hati-hati ya,kamu tau jalan sekolah nya? " Tanya nenek membuat nia mengangguk
****
Di sekolah
Nia terdiam di depan gerbang lalu menarik nafas sebentar lalu mengeluarkannya,ia mulai berjalan masuk ke dalam sekolah
'Semoga semuanya berjalan lancar' ucap batin nya
Murid-murid baru di kumpulkan berbaris di lapangan,seperti murid baru umumnya mereka akan melakukan mos selama beberapa hari.
KAMU SEDANG MEMBACA
Shattered Soul
RandomSemua anak pasti ingin memiliki keluarga yang cemara,jauh dari pertengkaran hebat yang melukai mental dan fisik,namun beberapa anak tak seberuntung itu untuk mendapatkan keluarga yang cemara seperti yang di alami gadis bernama nia,keluarganya cukup...
