Rumah adalah tempat ternyaman untuk seorang anak pulang,namun jika rumahnya selalu berisik apa bisa disebut rumah ternyaman?
••
Selamat membaca ♡
" AKU SUDAH BILANG MAS,AKU TIDAK PUNYA HUBUNGAN APAPUN DENGAN DIA!! " Teriakan itu sangat keras dan nyaring hingga terdengar sampai keluar
Di luar, seorang gadis kecil berseragam putih biru tua baru saja pulang dari sekolah. Keringat masih menempel di dahinya, dan tas menggantung di satu pundak. Tangannya yang sempat menyentuh gagang pintu kini terhenti. Telinganya menangkap teriakan itu dengan jelas kini membuat tangannya sedikit gemetar.
Wajahnya berubah menjadi murung.
Tanpa berpikir panjang, gadis itu melangkah mundur. Ia berlari kecil mengitari sisi rumah, lalu menyusup masuk lewat pintu dapur yang setengah terbuka. Langkahnya ringan, nyaris tak bersuara. Ia menapaki lantai dengan hati-hati,tangannya meremas ujung bajunya,sambil menggigit bibirnya takut ia perlahan menuju ruang tamu.
" KAMU BOHONG FANI,AKU JELAS-JELAS MELIHAT KAMU BERDUA AN DENGAN PRIA ITU!! " Teriakan keras papa sambil menunjuk-nunjuk ke arah wanita muda yang tak lain adalah mama nya
" DIA HANYA REKAN KERJA MAS,KAMI BERTEMU UNTUK MEMBAHAS PEKERJAAN.DAN,LAGIPULA ADA DEWI JUGA DI SANA TAPI PAS KAMU LIAT ITU DEWI LAGI KE TOILET!! "
Plak
Gadis remaja itu Tania yang biasa dipanggil nia seketika memejamkan matanya tepat saat melihat mama nya di tampar tepat tak jauh dari tempat nia berdiri.
" AKU TIDAK PERCAYA.JANGAN COBA MEMBOHONGI KU WANITA SIALAN!! " Papa kembali berteriak sedangkan mama memegang pipi nya yang terasa sakit sambil menangis.
Nia membuka mata perlahan. Napasnya tersengal, tubuhnya gemetar ketakutan. Pemandangan itu terlalu menyakitkan untuk ditatap, meski sudah sangat sering terjadi di dalam rumah ini.
Tiba-tiba, papa mendorong mama. Tubuh mama terhempas ke belakang, membentur sisi meja kayu tua di dekat pintu. Sebuah vas bunga jatuh dan pecah, serpihannya memercik ke lantai.beruntungnya tak mengenai kaki sang mama.
Nia tak bisa menahan diri lagi. Ia berlari dan memeluk tubuh mamanya yang terduduk di lantai.
" CUKUP PAPA!! " Nia berteriak di depan papa nya agar berhenti menyakiti mama nya.
Mama nya terlihat meringis kesakitan karna beberapa serpihan dari vas bunga kaca itu mengenai kakinya,melihat sang mama kesakitan membuat nia terluka,tak terasa air mata keluar dari kelopak matanya.
" N-nia,Kamu baru pulang sayang?gimana sekolahnya? " tanya papa nya mengalihkan pembicaraan seraya perlahan mendekati nia
Tak habis fikir dengan pertanyaan papa yang se akan-akan tak terjadi apa-apa.
" PAPA JAHAT,KENAPA PAPA DORONG MAMA?! " Teriakan nia kembali terdengar kali ini dengan tangisan yang ikut menyertainya
" Nia masuk ke kamar,ganti baju " ucap papa datar se akan tak terjadi apa-apa
" PAPA JAWAB DULU! KENAPA DORONG MAMA?!! "
" Masuk kamar!! "
" NGGAK!!PAPA JAWAB DULU,EMANGNYA APA YANG MAMA LAKUIN SAMPE PAPA DORONG MAMA!? " Teriak Nia
" TANIA ANGGIRA ASHA MASUK KAMAR SEKARANG!! " Papa kembali berteriak kini dengan sangat keras, membuat nia terdiam beberapa saat matanya menatap kosong ke arah sang papa.
" N-nia..papa minta ma- " Lirih papa sambil berjalan perlahan mendekati nia
" Stop,jangan deketin nia sama mama " Ucap nia pelan lalu ia membantu mama nya untuk berdiri dan membawa nya ke kamar
Sesampainya di kamar mama,nia mendudukan mama nya di kasur lalu ia mencari sesuatu untuk bisa menyembuhkan kaki mama yang terluka membiru.
" Pasti sakit ya ma,papa jahat banget " ucap nia sambil mengobati kaki mama nya
Mama nya terus terdiam dengan ekspresi yang sulit di arti kan sampai nia selesai mengobati kakinya,mama terus tidak bicara.
" Mama maaf,nia gabisa lindungin mama " air mata nia kembali keluar membasahi pipinya ia memluk mamanya
" Nia,mama gapapa kami cuma salah faham " ucap mama nya yang akhirnya mmebuka suara
" Mama buat salah apa? " tanya nia
" papa cemburu ngeliat mama sama rekan kerja mama yang namanya pak dito,papa fikir mama selingkuh " jelas mama
" Mama ga selingkuh kan? "Tanya nia
" enggak adek,kan mama bilang papa cuma salah faham karna cemburu jadi papa gabisa berfikir jernih " jelas mama yang kedua kalinya,nia menghela nafas lega
" yaudah sekarang kamu ganti baju sana " titah mama
Nia mengangguk lalau meninggalkan mama dan pergi ke kamar nya.
~~~~~~
Sebelum matahari tenggelam,nia fikir sore ini ia butuh sekali udara segar,menurutnya udara rumah seakan tak segar.matanya terbuka perlahan melihat pemandangan di depannya yang begitu membuat hati kecil nia merasa sedikit iri.
Terlihat seorang ayah sedang mempotret anak perempuan nya dan ibunya tersenyum disana,ayah itu menjaili anaknya dan membuat anaknya kesal lalu ibu itu mencubit suaminya yang membuat anaknya tertawa.
Hatinya mencelos.
Keluarga yang cemara.
Aku sangat iri.
Tapi seperti inilah takdirku.
Merasa sudah terlalu lama berada ditaman,nia memutuskan untuk kembali ke rumah.
Se sampainya di rumah,nia langsung menaiki tangga untuk menuju kamar nya.
Ia mengambil sebuah earphone dan memutar musik favorit nya.
Soul try to figure it out
From where I've been escapin
Running to end all the sin
Get away from the pressure
Wondering to get a love that is so pure
Nia menyanyikan sedikit lirik lagu itu sambil terbaring dan menutup matanya menggunakan tangan kiri.
Terimakasih sudah membaca :>
mohon maaf jika banyak kekurangan karna saya manusia dan manusia tidak ada yang sempurna,boleh di berikan pendapat atas kekurangan yang ada di cerita ini.
See you readers
12 mei 2024
KAMU SEDANG MEMBACA
Shattered Soul
RandomSemua anak pasti ingin memiliki keluarga yang cemara,jauh dari pertengkaran hebat yang melukai mental dan fisik,namun beberapa anak tak seberuntung itu untuk mendapatkan keluarga yang cemara seperti yang di alami gadis bernama nia,keluarganya cukup...
