~Lo tuh kayak bayangan ya, selalu ngikutin gue kemanapun gue pergi lo emang suka membangun simbiosis parasitisme atau gimana sih? ~
~Hah, gak kebalik lo Kali yang ngikutin gue bahkan sampai ke kelas gue Jadi yang harusnya di sebut Benalu yang selalu ngikutin gue kemanapun itu lo~
~Lo Tahu Kan arti Benalu itu apa~
~Menurut kamus besar Bahasa Indonesia Benalu artinya tumbuhan yang menumpang hidup pada tumbuhan lain yang menyebabkan inang nya sesak lalu mati secara perlahan Persis kayak yang lo lakuin sekarang,Karena lo bikin gue sesak.~
Mala & Rakha
Setelah balapan tadi Malam Mala harus mendapatkan kemalangan berupa ia terlambat datang ke Sekolah dan berakhir hormat bendera selama Satu jam. Matahari Hari ini juga sangat terik, padahal jam Baru menunjukkan pukul sembilan Pagi, namun entah kenapa ia malah merasa kepanasan.
" Napa lo Mal, telat ya kasihan makanya kalau tidur tuh jangan simulasi mati dong" ujar seorang cowok yang tak lain adalah kakak Mala yaitu Bara.
" Dih, gue telat juga gara- gara lo ya brengsek yang semalam ngajak gue ke sirkuit Kan lo Bar" ucap Mala mengumpati sang kakak.
" Lo nya aja yang kebo, Kita pulang ke rumah barengan tapi gue Bisa aja tuh bangun Pagi dan menjalankan tugas gue sebagai Waketos yang baik" Kata bara menyombongkan diri.
Ya, walaupun bara adalah seorang ketua geng yang suka balapan motor bukan berarti ia mengesampingkan urusan akademik nya. Justru ia sangat suka sekolah dan belajar. Kalian tidak lupa Kan bahwa Bara di kenal sebagai cucu Koenjaraningrat di SMA Danwara. Untuk kalian yang mungkin kurang familier dengan nama Koenjaraningrat beliau adalah seorang Ahli Antropologi yang berpendapat bahwa ilmu Antropologi adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia serta kebudayaan yang di hasilkan. Beliau juga di kenal sebagai Bapak Antropologi Indonesia dan Karena kepintaran Bara di ilmu Antropologi lah ia di juluki cucu Koenjaraningrat.
Kalian juga jangan lupa Bara merupakan seorang Wakil Ketua Osis di SMA Danwara yang saat ini sedang berada di lapangan untuk menghukum anak- anak yang terlambat termasuk adiknya.
" Gak usah bacot deh bar gue mau ke kantin bye" ucap Mala yang berniat pergi padahal hukuman nya Belum selesai.
" Eh, gak Bisa lah lo tuh telat Jadi lo harus tanggung jawab hormat bendera sekarang jangan coba- coba kabur" ujar Bara Tegas.
" Tapi Kan lo kakak gue lo harusnya izinin gue kabur" Kata Mala yang mencoba bernegosiasi.
" Dih, sori ya kalau di sekolah terutama di lapangan gue bukan kakak lo gue Waketos paham, Jadi hormat bendera sekarang dan jangan turunin tangan lo sebelum gue suruh! " Perintah Bara seakan tak ingin di bantah.
" Awas lo di rumah bar, gue bilangin Ibu" ujar Mala mengancam tetapi ia tetap melaksanakan perintah kakaknya sedangkan bara memutar matanya tak peduli dengan ucapan adiknya dan memilih duduk di pinggir lapangan demi mengawasi sang adik.
*****
Hampir Tiga puluh menit Mala berdiri di bawah terik matahari sembari menatap sang Merah Putih. Sekarang hukuman nya sudah selesai dan ia berniat kembali ke kelasnya. Namun di tengah perjalanan menuju kelas Mala melihat seorang cowok yang tidak asing baginya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Antara IPA dan Sastra ( Antara Mala dan Rakha)
RomantizmMala dan Rakha adalah dua insan yang terbelenggu Oleh rasa yang Kita sebut cinta. Namun terkadang cinta tidak seperti sebuah diksi yang Bisa di pilih agar ia terdengar Indah, cinta juga bukan sebuah Majas yang sengaja di gunakan untuk membuat sebuah...