Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

51. Berteman

184 16 8
                                        

HAI JANGAN LUPA VOTE DAN KOMENTAR SEBANYAK-BANYAKNYA YA.

*****

"Jadi menurut lo gue harus ngapain, Jid?" tanya Aji.

Acara di rumah Aji sudah selesai dan teman-temannya sudah pulang tersisa hanya Majid saja. Acara berjalan begitu menyenangkan. Masing-masing saling bercerita bagaimana keseruan sebagai teman sekelas selama setahun ini.

Majid ini memang betah main di rumah Aji. Dia bahkan bisa sampai lupa pulang. Saat ini Majid dan Aji sedang mengobrol perihal Kaylira dan Kinara.

"Menurut gue lo harus temuin Kinara dan selesaikan perasaan lo. Lo akui perasaan lo sama dia. Lo bilang kalau lo udah naksir dia dari lama," kata Majid.

"Nanti hubungan Kinara sama Kaylira makin hancur lah kalau gue ngomongin perasaan gue. Mending diemin lah."

"Lah Kinara sama Kaylira aja tadi udah barengan lagi. Lo lihat sendiri kan?"

Memang benar tadi saat acara Kinara dan Kaylira sudah terlihat akur kembali. Aji senang melihatnya dan merasa tidak khawatir lagi. Tapi apa harus Aji mengakui perasaannya?

"Tapi emang harus gue ungkapin perasaan gue sama dia?" tanya Aji.

Majid berdecak kesal. "Mau kapan? Mau dipendam? Gentle lah Ji jadi cowok jangan lembek."

"Nanti gue sama Kinara malah makin asing gimana?"

"Setidaknya lo udah kasih tau perasaan lo."

Aji terdiam. Ia jadi teringat bagaimana dulu pertama kalinya melihat Kinara.

Saat itu kelas 11 Aji melihat Kinara sedang latihan ekstrakulikuler basket di lapangan. Hari itu pertama kalinya Aji menyukai senyum Kinara. Dulu dia tidak tahu kalau perempuan manis itu bernama Kinara. Namun, akhirnya Aji mengetahui nama Kinara ketika nama perempuan itu terkenal sebagai teman Kaylira si cantik yang popular. Memasuki kelas 12 Aji tidak menyangka bahwa dirinya akan sekelas dengan Kinara dan ia senang walaupun harus menyembunyikan rasa sukanya.

"Sekarang kita udah lulus. Lo juga gak bakalan ketemu Kinara lagi. Menurut gue lo harus ungkapin perasaan lo sama dia. Urusan diterima atau nggaknya itu urusan belakangan," ucap Majid.

Aji melirik Majid dan tersenyum singkat. "Kapan gue harus temuin Kinara?"

"Kok lo jadi lemot sih Ji. Ya lo tinggal telepon sekarang tanya Kinara bisa ketemu gak? Kita ketemuan di depan Alfabeta yu atau di MCD. Gitu aja susah sih, Ji."

"Kinara mana bisa keluar malam begini ortunya strict parents gitu. Kasihan lah nanti dimarahin."

"Yaudah besok aja."

"Besok?"

Majid mengangguk. "Iya."

*****

Kinara sudah membersihkan badannya dan sekarang ia sedang tiduran di atas kasur sambil scroll Instagram. Tiba-tiba saja satu notifikasi pesan masuk yang membuatnya terkejut.

Aji: Kin, besok lo ada waktu? Gue mau ketemu sama lo.

"Duh mau ngapain sih ngajakin ketemu," gumam Kinara.

Kinara: Buat apa?

Aji: Gue mau ngomong sesuatu.

Kinara: Lihat nanti besok aja.

Aji: Oke. Nanti ketemu di kafe Sunsani ya depan sekolah.

Kinara: Love YourselfCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang