‼️🔞🔞❌
Cellyne Adellina, seorang gadis berusia 19 tahun, hidup dengan beban yang terlalu berat untuk usianya. Kedua orang tuanya menghilang tanpa kabar sejak ia masih bayi, meninggalkannya dalam asuhan nenek yang kini sakit-sakitan dan bibinya yang...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Cellyne, istriku, sayangku aku merindukanmu"
Arven tertidur lalu membuka matanya perlahan dan terlihat Cellyne yang mengenakan gaun pengantin.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Cellyne...sayang...istriku...kamu sudah pulang?saya mencari kamu kemana-mana"
"Saya rindu ingin bermanja, saya rindu suaramu, lekuk tubuhmu, wangi rambutmu, rasa masakanmu dan semua tentangmu" lanjutnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kau pembohong Tuan, aku menunggu di sini berbulan-bulan lamanya tapi kau di sana bermain gila dengan sekretaris barumu itu?" Ucap Cellyne sambil meneteskan air matanya
"Sa-saya tidak bermaksud, w-waktu itu dialah yang mencoba merayu saya dengan tubuhnya" jelas Arven.
"Apa aku tidak salah dengar tuan?bukankah kau juga menikmati itu?"
"D-dari mana kau mengetahui semua itu? tapi dengar penjelasanku"
"Penjelasan apa lagi tuan?sudah tidak ada yang di jelaskan"
"Saya mencintaimu Cellyne, kamu itu istriku, kamu duniaku, kamu kekasihku, saya akan terus mencintai dan menyayangimu selamanya sampai ajal yang memisahkan antara kita"
Tiba-tiba datang seorang anak laki-laki kecil yang berlarian sambil terus memanggil "Daddy, Daddy, Daddy, Daddy" dan terus berlari ke arah Arven sambil merentangkan tangannya bak meminta digendong.