Shaquilla dan sang ayah berangkat ke sekolah pukul 06.30, sampai sekolah pukul 06.55. Acara dimulai pukul 08.00.
Sesampainya disekolah Shaquilla meminta izin untuk pergi ketempat teman-temannya berada. Sebelum acara dimulai Shaquilla bergabung dengan teman-teman dekatnya dikelas 7 dan 8 nya yang tidak sekelas dikelas 9.
Shaquilla berfoto bersama circle nya di kelas 7 maupun dikelas 8 dahulu secara bergantian. Mereka berkumpul bersama karena circle Shaquilla dikelas 7 maupun dikelas 8 saling kenal satu sama lain walaupun tidak satu kelas.
Acara dimulai tepat pukul 08.00 pagi. Acara dimulai dengan pembukaaan oleh mc. Setelah mc membuka kegiatan. Mc mempersilahkan untuk kepala sekolah menyampaikan sambutan di depan. Setelah kepala sekolah menyampaikan penyambutan, kegiatan-kegiatan lain dilakukan. Seperti, penyambuatan dari ketua komite, penampilan dari paduan suara, penampilan dari kelas 9, dan kegiatan-kegiatan lainnya sebelum menuju ke acara inti yaitu prosesi wisuda atau pelepasan.
Prosesi wisuda dilakukan dengan mengalungkan mendali kesetiap siswa kelas 9 oleh kepala sekolah satu persatu. Setelah mengalungkan mendali siswa diberikan waktu untuk berfoto bersama setelah prosesi mengalungkan mendali oleh kepala sekolah. Setelah semua siswa dalam satu kelas sudah dikalungkan mendali mereka berkumpul kembali dipanggung untuk berfoto bersama oleh teman teman satu kelas bersama wali kelas. Secara bergantian prosesi mengalungkan mendali dilakukan mulai 9A hingga 9H.
Sebelum pembacaan do'a terdapat pengumuman siswa berprestasi di sekolah itu dalam satu angkatan. Shaquilla tidak mengalami jantung berdebar karena ia merasa bahwa belum cukup pintar dalam satu angkatan di sekolahnya. Ia sadar bahwa masih banyak teman dalam satu angkaatannya yang jauh lebih pintar dari dirinya.
Pada saat pembanggilan siswa yang masuk dalam 10 besar dalam satu angkatan Shaquilla sedang asik mengobrol dengan teman-temannya. Ketika namanya dipanggilpun ia tidak sadar, yang menyadarinya adalah teman-temannya yang meneriakinya. Jujur Shaquilla sangat kaget dan tidak percaya bahwa ia termasuk dalam 10 siswa terpintar disekolahnya.
Shaquilla maju kedepan menjadi orang yang kelima. Jujur saat ini perasaan Shaquilla sangat campur aduk. Ada rasa bahagia, terharu, bangga, bersyukur, dan tidak menyangka bahwa ia akan masuk kedalam 5 besar di sekolahnya yang memang masih banyak orang-orang yang lebih pintar dari Shaquilla. Sambil berjalan ke panggung tak henti-henti untuk mengucap rasa syukur atas pencapaian yang didapatkan.
Dia berdiri diatas panggung bersama teman-teman seangkatannya yang menurut dia jauh lebih pintar darinya. Sambil menunggu semua murid yang mendapatkan 10 besar dalam 1 angkatan, Shaquilla menatap kearah depan dimana disana terdapat para guru yang pernah mengajarnya menatapnya dengan rasa bangga. Bukan hanya guru-guru disekolahnya saja tetapi papahnya juga menatapnya dengan tatapan haru.
Setelah pemberian cinderamata atas keberhasilan murid-murid yang berprestasi, Shaquilla dan teman-teman seangkatannya berfoto bersama kepala sekolah dan para wakil kepala sekolah. Selesai berfoto bersama, Shaquilla dan teman-temannya disuruh kembali ke tempat mereka duduk tadi. Shaquilla tidak langsung kembali ke tempat duduknya tetapi ia menuju ke tempat para guru berada untuk mengucapkan terimakasih atas pengajarannya selama 3 tahun ini.
Setelah mendatangi gurunya di kelas 7 sampai kelas 9 Shaquilla menuju ke tempat sang papah berada untuk menunjukkan piagam yang ia dapat.
Ketika Shaquilla menuju ke tempat sang papah berada, ia melihat Kenzo dan keluarga yang sudah berada di sebelah sang papah. Ia melihat tatapan kagum, bangga dari mata Kenzo dan keluarganya.
Jujur ketika Shaquilla melihat Kenzo sedang menatapnya dari jauh, Shaquilla merasakan hatinya berdebar tak karuan. Ada rasa kaget, haru, tidak percaya bahwa orang yang selama ini ia sukai berada di acara wisuda sekolahnya menyaksikan dirinya melakukan prosesi wisuda di smpnya.
Saat ia sampai ke tempat mereka berada, banyak sekali kata yang diucapkan oleh mereka. Ada ucapan rasa syukur, ucapan selamat, dan juga ada ucapan terimakasih. Kata terimakasih diucapkan oleh sang papah karena pencapaian sang anak, karena ia tahu bagaimana perjuangan sang anak selama ini.
Tak lupa Shaquilla mengucapkan terimakasih kepada sang papah karena ia bisa sampai dititik ini juga berkat sang papah. Sang papah sampai menjadi tukang ojek online karena ia takut untuk melepas sang anak perempuan pergi ke sekolah menggunakan angkutan umum maupun ojek online. Jadi sang papah mengalah untuk keliar dari tempat kerjanya agar bisamengantar jemput sang anak ke sekolah untuk mengurangi rasa takut yang ada di dirinya dan sang istri.
Shaquilla juga belum bisa mengendarai motor karena saat ia ingin belajar mengendarai motor kepada sang papah, sang papah memiliki banyak alasan untuk menolak apa yang sang anak inginkan.
Sesudah bercakap-cakap dengan sang papah, Kenzo dan keluarga, Shaquilla kembali ke tempat duduknya berada untuk melanjutkan acara wisudanya.
Setelah acara selesai Shaquilla tidak langsung pulang tetapi ia berfoto bersama sang papah dan juga Kenzo secara bergantian untuk mendokumentasikan acara yang tidak akan diulang dua kali.
Kenzo mengajak Shaquilla untuk pergi bersamanya untuk makan bersama Kenzo dan keluarganya, tetapi Shaquilla tidak langsung menjawab 'iya' atau 'tidak' tetapi ia menjawab untuk Kenzo meminta izin terlebih dahulu kepada sang papah.
Ia menjawab seperti itu untuk mengetes keberanian Kenzo. Apakah Kenzo berani untuk meminta izin kepada sang papah atau tidak, dan ternyata tantangan yang Shaquilla berikan itu diterima oleh Kenzo.
Yaa, Kenzo meminta izin untuk mengajak Shaquilla pergi bersama dia dan keluarganya. Ia tidak percaya bahwa Kenzo akan meminta izin kepada sang papah, dan lebih yang ia tidak percaya lagi adalah sang papah memberikan izin secara mudah padahal ia tidak pernah pergi bersama teman lelakinya dan ini adalah kali pertama ia jalan bersama teman laki-lakinya.
Ia senang bahwa ia bisa pergi bersama kenzo, tetapi ada rasa was was di hatinya karena ini kali pertama pergi bersama teman laki-lakinya dan bukan hanya bersama Kenzo saja tetapi juga bersama keluarga Kenzo.
Bagaimana perasaan Shaquilla bisa duduk bersama keluarga Kenzo? Apa aja yang bakal ditanyain oleh keluarga kenzo? Yang mau tau, yuk pantengin cerita Love In Elementary School.
Semua maaf banget kalo ada kesalahan pengetikan ataupun kata karena jujur aku ini masih kelas 9 smp. Yang aku tulis ini harapan aku nanti jika aku sudah lulus dan melakukan wisuda. Do'ain aku yaa biar yang aku tulis ini menjadi nyata. Aamiin.
♤♤♤♤♤♤♤
Bersambung
KAMU SEDANG MEMBACA
Love In Elementary School [Terbit]
Teen FictionFOLLOW DULU BARU BACA ! ! kisah ini berawal dari Shaquilla seorang gadis yang diam diam menyukai teman sekolahnya lebih tepatnya teman kelasnya. Shaquilla yang menyukai seorang cowok dengan otak cerdas di mapel matematika. Sifat Kenzo yang cuek dan...
![Love In Elementary School [Terbit]](https://img.wattpad.com/cover/368722296-64-k52460.jpg)