Kenzo bangun tidur langsung siap-siap untuk pergi ke kampus.
Pulang dari kampus Kenzo melihat Shaquilla sedang dibonceng oleh laki-laki tetapi ia tidak menegurnya, ia hanya diam saja dan memilih untuk pergi ke gramedia terlebih dahulu untuk membeli buku ajar untuk ia mengajarkan para murid lesnya nanti.
Dari gramedia ia mampir ke rumah Shaquilla berniat untuk mengajak Shaquilla untuk membeli perlengkapan tempat les yang akan ia buka. Tetapi saat ia ingin mengucapkan salam terdapat kalimat yang sangat membuat hatinya sakit dan mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam rumah Shaquilla dan memilih untuk pulang ke rumah.
"Bapak, Ibu, Perkenalkan saya Gilang teman kampus anak bapak yaitu Shaquilla. Disini saya ingin menyampaikan niat baik saya kepada anak bapak yaitu Shaquilla untuk mengajaknya ke jenjang yang lebih serius," ucap seorang laki-laki yang membuat Kenzo mengurungkan niatnya dan memilih untuk pulang ke rumah.
"Bapak terima niat baik nak Gilang, untuk jawabannya hanya bisa dijawab oleh anak saya yaitu Shaquilla," ucap ayah Shaquilla
"Bagaimana nak?" Ucap ayah Shaquilla kepada sang anak.
"Aku terima niat baik kamu Gilang, tapi mohon maaf sekali aku belum bisa menerima niat baik kamu ini karena aku harus menyelesaikan kuliahku terlebih dahulu dan aku ingin mengerjar karirku terlebih dahulu. Untuk urusan pernikahan aku belum memikirkannya Gilang. Jadi aku mohon maaf sekali dan aku berterimakasih kepada kamu atas niat baik kamu itu," ucap Shaquilla dengan hati sedikit tidak enak.
Gilang yang mendengar ucapan Shaquilla merasa sakit dihatinya karena penolakkan dari Shaquilla tetapi ia tetap menerima jawaban dari Shaquilla.
"Yasudah tidak apa-apa Shaquilla, kalo begitu saya izin pamit om, Sha," ucap Gilang berpamitan.
"Iya Gilang aku minta maaf ya, aku harap kita masih bisa berteman dengan baik ya, hati-hati dijalan," ucap Shaquilla
"Iya Sha, tidak apa-apa," ucap Gilang
"Hati-hati ya nak di jalan jangan ngebut bawa motornya," ucap ayah Shaquilla
"Iya om, saya permisi dulu, Assalamu'alaikum," ucap gilang sebelum benar-benar pergi meninggalkan rumah Shaquilla
"Wa'alaikumussalam," ucap Shaquilla dan sang ayah.
Setelah kepergian Gilang, Shaquilla dan sang ayah masuk kembali ke dalam rumah. Shaquilla kembali ke kamarnya sedangkan sang ayah kembali ke ruang keluarga.
Sedangkan diposisi Kenzo
Setelah dari rumah Shaquilla Kenzo menjalankan motornya menuju ke rumah dengan perasaan kalut. Ia berpikir bahwa ia kalah cepat dengan orang yang ada di rumah Shaquilla tadi.
Ketika melewati ruang keluarga yang terdapat sang bunda Kenzo hanya diam tidak menyapa, tidak memberi salam ataupun yang lain. Kenzo hanya jalan menuju kamarnya dengan pandangan kosong.
Bunda Kenzo yang melihat anaknya seperti itupun bingung karena baru kali ini anaknya seperti itu.
♤♤♤♤♤♤♤
Tamat
Haloo semua, maaf ya ceritanya harus tamat sampe sini, yang mau full lengkapnya nanti ada di versi novelnya. Tungguin aja yaa
KAMU SEDANG MEMBACA
Love In Elementary School [Terbit]
Teen FictionFOLLOW DULU BARU BACA ! ! kisah ini berawal dari Shaquilla seorang gadis yang diam diam menyukai teman sekolahnya lebih tepatnya teman kelasnya. Shaquilla yang menyukai seorang cowok dengan otak cerdas di mapel matematika. Sifat Kenzo yang cuek dan...
![Love In Elementary School [Terbit]](https://img.wattpad.com/cover/368722296-64-k52460.jpg)