Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

34

480 38 3
                                        

~•°•°•~

Happy reading

....


Sekarang Ara sudah berada di depan rumah Chika, setelah ia membuat janji dengannya untuk mengajaknya jalan jalan.

Setelah kembali meyakinkan keputusannya tadi di atas kasur, ia pun bergegas untuk menemui Chika.

Ia tengah berada di dalam mobilnya. Kembali ia meyakinkan dirinya sendiri "huhh, ayok Ra Lo pasti bisa" ucapnya mengangguk meyakinkan diri sambil merapikan bajunya dn bergegas keluar.

Sekarang ia berada di depan pintu rumah gadis itu. Dengan sekali tarikan nafas ia pun memberanikan diri untuk mengetuk

Tok tok tok

Ceklekk
Tak lama pintu terbuka

"Eh Ara" ucap mami Aya membuka pintu

"Tante" ucap Ara menyalimi tangan mami Aya sopan

"Ih kamu, kan Tante udh bilang panggil mami aja, Tante sahabat bunda kamu tau" ucap mami Aya

"Hehe iya mi, maap" ucap Ara menggaruk kepalanya tak gatal

Mami Aya hanya menggelengkan kepala melihat tingkah anak sahabatnya itu.

"Ini Ara nya ga di suruh masuk nih, masa iya diri terus sih mi, capek tau" ucap Ara menengok isi rumah mami Aya. Walaupun mines akhlak ya, tapi tenang aja, anaknya baik kok.

"Eh iya ya, yaudah sini masuk" ucap mami Aya mempersilahkan Ara untuk masuk

"Kamu kemana aja sayang, kok ga kesini lagi?" Tanya mami aya, mereka sudah berada di ruang tamu.

"Ini Ara disini barti ke sini dong" jawab Ara

"Hmm mulai lagi, padahal baru juga ketemu sekian lamanya" ucap mami Aya sedikit kesal dengan anak sahabatnya itu

"Ngomong ngomong, gimana kabar bunda mu" tanya mami Aya

"Puji Tuhan sehat mi" ucap Ara

"Bagus deh kalo gitu, salam ya buat bunda kamu, oh iya bentar" ucap mami Aya beranjak menuju dapur

Tak lama dirinya kembali dengan membawa se toples kue kering buatannya.

Ara mengernyitkan dahinya bingung "buat apa mi? Kondangan??" Tanyanya

Mami Aya hanya bisa tersenyum mendengar ucapan Ara. Ia pun menaruhnya di atas meja di hadapan Ara "nih, kasih bunda kamu, mami mau ajak dia jalan jalan tapi butik mami lagi rame jadi ya ini aja dulu, belakangan baru jalan jalannya" ucapnya

"Gausah repot repot kali mih, kyk sama siapa aja" balas Ara menolak namun tangannya perlahan menarik se toples kue kering itu.

Mami Aya hanya geleng geleng kepala kembali

"Udah gapapa, sekalian suruh bunda mu nyicipin, kalo enak biar mami buatin lagi" ucap mami Aya lembut

"Yaudadeh kalo mami maksa, aku mah pasrah aja, makasih ya mi" balas Ara memeluk mami Aya. Mami Aya yang di peluk juga kembali memeluk Ara dn mengelus suraunya lembut.

"Oh iya, kamu dateng buat ajak jalan Chika kan? Mau mami panggilin ga??" Tanya mami Aya setelah melepas pelukan

"Gausah deh mih, paling bentar lagi beres tuh" ucap Ara menolak sembari menyemili kue di atas meja

Mami Aya mengangguk "mami tinggal dulu ya soalnya ada meeting di butik, gapapa kan mami tinggal?" Ucapnya

"Gapapa aku mah" jawab Ara

I'm expecting you [BELUM DI REVISI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang