~•°•°•~
Happy reading
....
↓↓↓↓↓
Di sekolah
"Chik, Lo kenapa sih dari tadi gue perhatiin lemes gitu, Lo sakit?" Tanya ashel yang sedari tadi memperhatikan Chika yang kurang semangat
"Eh, gue gapapa cell" jawabnya menoleh ke ashel dn memaksa untuk tersenyum
"Sekeras apapun Lo ngelak mata Lo ga akan bisa boong, jujur Lo kenapa" ucap ashel
"Serius Cell gue gapapa, gue lagi dapet aja jadi lemes gitu" jawab Chika,
Sebenarnya ia masih memikirkan Ara dari semalam, bahkan kantong matanya cukup kentara jika di perhatikan.
"Serius Lo? Kalo ga kuat gue anter ke UKS aja yok dari pada disini" ucap ashel berdiri menarik tangan Chika
"Udah gapa-"
"Bisa gasih Lo nurut aja chik, Lo selalu bilang gapapa padahal diri Lo lagi ga baik-baik aja, udh gausah nolak gue anter" ucap ashel dirinya kesal pada Chika yang selalu berusaha terlihat baik-baik saja dahal dirinya butuh istirahat.
Di uks
"Udh ya Lo istirahat aja nanti gue ijinin, kalo gitu gue masuk kelas dulu ya" ucap ashel setelah mengantarkan Chika untuk mengistirahatkan dirinya di uks.
"Makasih cell" ucapnya
"Iya yaudah gue tinggal ya bye" lanjutnya pamit.
*****
"Huhh, capek bngt padahal gue ga ngapa ngapain" ucapnya bermonolog
"separah itu ya gue kecelakaan?" Lanjutnya membayangkan seberapa parah dirinya saat kecelakaan itu.
"Hihh, serem juga ternyata" ucapnya dn lagi lagi menyambungnya sendiri
Kini ia sendirian kedua temannya pergi sekolah dn akan kembali setelah pulang. Untuk kedua orangtuanya terutama gracia, dirinya terpukul atas keadaan yang diderita anaknya. Ia harap, anaknya bisa mengingat semuanya dalam waktu dekat.
Ya pelan pelan saja.
Ceklekk
(Anggep aja bunyi pintu yang kebuka ygy-author)
"Udh bangun sayang" ucap gracia yang masuk menghampiri anaknya yang masih terbaring
"Udah bund hehe, ayah mana?" Tanyanya
"Ayah lagi di kantor sayang, lagi meeting sama klien dari AS" jawab gracia dn duduk di samping ranjang Ara
"Oh gitu ya bund" jawabnya
"Kamu udh makan?" Tanya gracia membelai kepala Ara
"Hehe belom bund, belom laper juga" jawab ara cengengesan
"Ish kamu ini, kebiasaan bngt tunggu laper baru makan, nanti kamu sakit loh sayang, bunda suapin ya" ngomel gracia dengan suara lembut jujur anaknya ini sangat susah jika disuruh makan padahal tinggal buka mulut juga hadehh.
"Tapi bund Ara masih kenyang entaran aja ya ya ya?" Jawab ara menampilkan puppy eye nya berusaha membujuk bundanya, tapi sepertinya itu tak mempan.
"Engga engga, kamu harus makan kamu mau makin lama di RS?" Jawab gracia sembari mengambil bubur di atas nakas meja RS
"Udah buka mulut kamu, aa"
"Mm ga enak bund, gaada rasanya" jawab Ara cemberut setelah menelan bubur didalam mulutnya
KAMU SEDANG MEMBACA
I'm expecting you [BELUM DI REVISI]
Fanfictionsuka cerita ini? support penulis via DANA link di bio profil "Pada akhirnya kita kembali pada dunia kita sendiri, saling berpindah kelain hati, saling mencoba jatuh cinta kembali, tapi bedanya kamu berhasil dan aku gagal mencintai orang lagi." Kont...
![I'm expecting you [BELUM DI REVISI]](https://img.wattpad.com/cover/369385578-64-k989689.jpg)