" haa.. hahahaha.. gimana ya, Ar. Lo tiba-tiba kaya gini di depan banyak orang " sahut ku canggung
" tapi, lo seneng juga kan? " tanya Ardo
" pikiran lo itu transparan di mata gua, semua yang lo pikirin, bisa gua baca " tambah Ardo lagi
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" TERUS?? PIKIRAN BUSUK GUA, GAK LO BACA JUGA KAN?! " tanya ku dalam hati
Ardo, benar-benar mengubah kehidupan ku dari berbagai sisi. Aku tiba-tiba menjadi pusat perhatian semua orang, setelah berpisah dengan Ardo, karena Ardo harus ke kelas.
Entah, sudah berapa banyak pertanyaan yang aku ladenin.
" kak, kak Gwen, KOK BISA PACARAN SAMA ARDO?! "
Begitulah rata-rata pertanyaan yang di lontarkan hari ini. Aku sampai lelah menanggapi mereka semua.
Niatnya ingin baca buku di perpus, malah begini. Mending di kost aja.
Aku pergi ke toilet untuk mencari ketenangan, karena hanya itu satu-satunya tempat, dimana aku tidak bisa di ikuti.
Namun,
" eh, serius itu si Ardo pacaran sama kak Gwen?! "
" Gilaaa, gak habis pikir gua, dari Evalyn langsung ke kak Gwen "
" iya, mana beda 4 tahun kan pasti mereka. Kok Ardo mau si sama yang tua "
" tau, kaya gak ada cewek laen aja "
Malah gosip soal ku, yang aku dengar.
" terus, kalo Ardo mau sama gua, kenapa? " tanya ku keluar dari toilet untuk menghadapi hama-hama yang iri ini.
" ah.. kak Gwen?! Kitaa.. kitaa gak bermaksud..
" gak bermaksud apa? Gua denger semuanya. Kenapa? Gua tua? Gua gak sebanding sama Evalyn? Terus? Kalian yang sebanding? Kalo iya, kenapa gak kalian yang di pacarin sama Ardo?! " seru ku terlanjur emosi.
" kutu kupret! Bikin gua emosi aja siang-siang! " kata ku dalam hati
" maaf Kak Gwen, maaf " jawab mereka yang memelas lalu keluar dari toilet dengan begitu cepat.
" hahhh!!! " gumam ku yang kesal.
" gini nih, efek macarin cowok ganteng " kata ku lagi sembari melihat cermin toilet.