Cherry Blossom

639 90 21
                                        

" heeemm.. enak kok enakk " ucap Ardo yang menelan kue dari pagi buta itu.

" ENAK APANYA! SINIIN GAK! " ujar ku yang langsung merebut kotak bekalnya dari tangan Ardo.

" INI KUE DARI PAGI, MASIH AJA LO MAKAN! LO LAPER?! KE WARUNG NASI BUKAN MAKAN KUE BASI! " kata ku yang masih dengan emosi yang berlanjut.

Bukannya sadar diri, Ardo malah tersenyum.

" udah gua makan kan? Jangan sedih lagi, next kalo mau bikin kue buat gua, kabarin gua ya, biar gua yang ambil ke kelas lo " kata Ardo

Pusshhh~~~ seperti asap kereta api yang keluar..

Begitulah reaksi ku ketika mendengarnya.

" gua harus salting pake gaya apa lagi? Plis gua cape " kata ku dalam hati

Bisa-bisanya, anak kecil ini bikin aku salah tingkah terus.

Aku menyipitkan kedua mata ku dan memandangnya.

" kenapa? " tanya Ardo heran

" lo tuh buaya ya, Ar. Keliatannya lo pinter banget ya ngerayu cewek. Mulut lo manis kaya buah Cherry " celetuk ku.

" jadi, gua ini buaya apa buah Cherry ? " balas Ardo tak mau kalah.

" biasanya si buaya jago kamuflase, hari ini jadi Cherry, besoknya jadi salak, berduri " balas ku

" kalo itu sih, kayanya buah Cherry nya di kutuk karena gak ngikutin perintah ibu peri. Hehe, garing gak si? " kata Ardo lagi.

Aku tidak berekspresi sedikit pun, karena aku tidak mengerti jokes nya.

" ngomong-ngomong, lo kenapa masih disini? " tanya ku mengalihkan pembicaraan

" emang kenapa? Ini kan kampus gua juga. " balas Ardo

" aaahh.. jangan bilang, lo berpikir kalo gua nungguin lo ya, ya kan? Ngaku " tambah Ardo lagi

" dih? Apaansi ! Siapa yang mikir..

" karena itu benar " katanya lagi

" gua nungguin lo, lo gak nongol-nongol dari pagi. Padahal pagi, lo ngeliat gua maen basket kan? " ujar Ardo

" iya.. abis, lo maen basket aja heboh banget, pada teriak-teriak " balas ku

" lo juga sama kan pengen teriakin nama gua? Gua bisa baca pikiran lo "

" lo juga sama kan pengen teriakin nama gua? Gua bisa baca pikiran lo "

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" aduhduhduduhduhhh ilahhh.. " ucap ku di hati, ketika melihatnya tersenyum dan terlihat gigi kelincinya. MENGGEMASKAN!

" lo ketularan PD dari temen lo itu ya " kata ku mencoba tenang terkendali

Lagi-lagi, ketika aku bersama dengan Ardo, seperti ada sebuah koneksi dari sebuah benang tipis yang hampir tidak terlihat.

Rasanya begitu nyambung, walau terkesan baru saling mengenal.

SWEET CAKE (( SOOKOOK )) | *END*Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang