Pie Pineapple

760 94 26
                                        

" kalo bukan dosen, udah gua keramasin lo

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" kalo bukan dosen, udah gua keramasin lo. Malah ngegosip! " sahut ku dalam hati

" yahh.. saya mah denger-denger dari mahasiswa lain aja " lanjut pak Suterjo yang lalu mulai membuka tumpukan bukunya itu

" udah, jangan di dengerin " bisik Angga yang lalu mengajak ku duduk.

" jadi, gimana perkembangan belajar kalian? " tanya pak Suterjo

" baik, semua lancar aja si pak " jawab Angga

" bagus, saya tuh emang gak pernah salah pilih kandidat buat olimpiade. Gwen, gimana? Ini kan lomba pertama kamu sebagai tim, baguskan partner yang saya kasih? " tanya pak Suterjo pada ku

" haha iya, makasih pak " balas ku dengan senyum terpaksa.

Aku, Angga dan pak Suterjo melanjutkan hari dengan fokus kepada persiapan untuk lomba di hari esok.

Sementara Ardo terus mengirimi ku pesan, yang isinya menyemangati ku dan mengingatkan ku untuk menjaga hati.

" Tuhan, kangen Ardo " kata ku dalam hati saat jam sudah menunjukan pukul 4 sore, namun pak Suterjo masih tidak berhenti berbicara.

" pak, aus gak? " tanya ku keceplosan

" pft~~ " Angga berusaha menahan tawanya sekuat mungkin.

" haus sih, kenapa emangnya? Kamu mau beliin saya minuman? " balas pak Suterjo santai. Aku pikir bakal marah, karena aku benar-benar kelepasan.

" oke, mau minum apa pak? " balas ku

" jangan bilang ini akal-akalan kamu supaya bisa keluar ya Gwen " kata pak Suterjo yang curiga

" siapa yang mau keluar pak? Saya bakal nyuruh pacar saya bawain minuman kesini " jawab ku

IYA. INI IDE YANG MENDADAK MUNCUL UNTUK MELIHAT WAJAH PACARKU! AKU KANGEN!

setelah beberapa saat, akhirnya Ardo mengetuk pintu ruangan pak Suterjo dan membawakan 3 minuman, untuk ku, Angga dan pak Suterjo.

" AAARGHHH " teriak ku dalam hati yang pengen banget lari buat meluk.

" Pak, jangan lama-lama belajarnya, kasian pacar saya " celetuk Ardo saat meletakakan minuman di atas meja.

Iya betul, ini adalah ide ku. Tapi, untuk hal yang itu, di luar kendali ku. Dan aku, benar-benar malu, salting, semua deh pokoknya.

" kamu ini, pacar kamu gak bakal pingsan kalo cuma pulang agak telat " balas pak Suterjo

Nampak tawa kecil di wajah Ardo mendengar perkataan pak Suterjo.

Tidak menyapa, Ardo hanya memberikan senyuman manis nya terhadap ku.

Ternyata, di minuman punya ku, ada tulisan tangan Ardo : semangat♡

" jadi begini tulisan tangan orang ganteng? " tanya ku dalam hati.

Aku pun menyuruput minuman yang di belikan oleh Ardo.

SWEET CAKE (( SOOKOOK )) | *END*Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang