Ardo terus membawa ku dengan mobilnya, ke sebuah rumah besar dan mewah yang belum pernah aku lihat.
" bukannya Ardo tinggal di apart? " pikir ku dalam hati saat kita mulai masuk ke gerbang rumahnya itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Ardo, ini rumah siapa? " tanya ku karena sudah mati penasaran.
" rumah aku " jawab Ardo singkat
Mulut ku menganga lebar, karenaa.. KARENA APART NYA SAJA SUDAH MEWAH, DAN LAGI RUMAHNYA?!
Aku semakin merasa ada yang tidak beres. Bagaimana mungkin anak 19tahun bisa sekaya ini.
Aku saja harus mati-matian untuk mendapatkan uang. HIDUP KADANG SEBERCANDA INI YA.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Baru kali ini Ardo menarik ku dengan kasar, tapi, aku tidak menolak.
Karena, apa ya.. aku juga tidak tahu.
Sampai di ruang tengah rumahnya, Ardo berhenti.
" Gwen, aku gak mau putus sama kamu " kata Ardo
" aku bakal jelasin semuanya " tambahnya lagi
" GUA GAK MAU DENGERIN PENJELASAN DIA!! " Teriak ku dalam hati
" yaudah, jelasin " jawab ku
Aku berharap mendengar penjelasan yang masuk akal, seperti dia salah pergaulan atau karena faktor broken home. Tapi, yang aku dengar malah seperti alur dalam drama Korea. Bahkan aku hampir tertawa
" sebentar, jadi ayah lo itu mafia? " tanya ku pada Ardo
" Ar, gua gak mau maen-maen ya. Gua butuh penjelasan yang jelas. Gak usah ngarang cerita buat ngelawak, gak lucu tau gak?! " tambah ku lagi
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.