" kita mampir sebentar ya, gua mau beli sesuatu buat Gwen " kata Ardo
" lo mau kasih kejutan sebagai ucapan terimakasih karena gak jadi mutusin lo? " tanya Randi meledek
Ardo hanya tertawa, dan tak lama dia menghentikan mobilnya di depan sebuah toko.
" Ardo, lo ngapain? " tanya Randi lagi karena terkejut
Bagaimana tidak, Ardo menghentikan mobilnya di sebuah toko berlian mewah.
" beliin Gwen cincin " jawab Ardo yang lalu keluar dari mobilnya.
Dengan sigap, Randi pun berkaca pada spion tengah mobil untuk mengecek penampilannya hari itu.
" buset, kaya musang " kata Randi saat melihat wajahnya
Randi pun melangkah dengan cepat menyusul Ardo.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" lo gila banget si, Ar " kata Randi lagi
" iya, lo kan tau kalo gua kegilaan sama Gwen. " jawab Ardo santai dan lalu sibuk mencari cincin yang cocok untuk Gwen. Sementara Randi masih saja terpukau dengan toko itu.
Sesekali ia juga melihat-lihat, dan sempat tersedak dengan harga yang tertera.
" uhuk~~ ginjal gua juga kagak cukup ini mah " gumam Randi pelan
" gak sekalian lo beli pulau " ujar Randi lagi
" ide bagus " kata Ardo
" woi, enteng bener itu mulut buat bilang ide bagus beli pulau. Lo kata beli nya pake pasir apa gimana " lanjut Randi lagi
" hahahaha , udah lo duduk aja. Noh di meja, di sediain snack buat tamu " kata Ardo lagi
Akhirnya Randi menuruti perkataan Ardo, dan duduk menunggunya yang sedang memilih-milih itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" boss kita yang satu ini emang gak ada obat " kata Randi lagi yang lalu mem-foto Ardo tanpa Ardo tahu dan meng-upload nya ke sosmed.
Dengan caption : orang kaya mah bebas.
" aneh banget ini minuman " kata Randi lagi sembari merasa-rasa apa yang sudah ia minum
" eum, maaf Tuan, air kobokan " kata pegawai toko yang berdiri di sampingnya