"dek"
"hmmm"
Jackson yang tengah fokus dengan makananya langsung mengalihkan tatapanya pada sang kakak"lo ngga ikut Mami sama Papi ke jepang?"
"ngga"
"lah kenapa"
"males"
dan setelahnya tidak ada percakapan lagi, keduanya fokus pada makanan masing masing."kak main itu yuk"
saat ini keduanya tengah bermain, sudah satu jam lebih dan Jackson belum juga lelah padahal Sena merasa tubuhnya akan remuk karena terlalu banyak gerak.
"nggak deh kamu aja sana kakak capek"
"dih cuman segitu doang capek, dasar remaja jompo"
Jackson sudah lebih dulu berlari menghindari amukan Sena."heh curut gue tinggal disini mampus lu"
"kak pulang yuk aku capek lagian ini udah malem"
"mampir ke toko buku dulu ya"
Jackson mengangguk, mengikuti kakaknya dengan lunglai dirinya sudah sangat lelah karena mondar mandir sana sini, berbeda dengan Sena yang hanya memperhatikan jadinya tidak ada tanda tanda kakaknya kecapean, lagian Sena juga nanti menyetir."kak aku tunggu di mobil aja ya"
"yaudah sana"
Sena membiarkan, dia sedikit kasian dengan gurat lelah di wajah adiknya.setelah Jackson pergi Sena masuk kedalam toko buku untuk membeli buku pelajaran miliknya yang hilang, netra Sena berputar mencari judul buku disetiap rak, tanganya mengambil satu buku saat dirinya berhasil menemukanya.
Sena berjalan menuju kasir untuk membayar, ia mendengus karena antrian didepan sedikit banyak, karena bosan Sena memandangi keadaan sekitar, hingga tatapanya terpaku pada satu objek.
disana kedua remaja yang tidak tahu malunya berciuman didepan umum dan Sena mengenali pria yang tengah berciuman dengan wanita itu, tanganya terkepal ntah kenapa dirinya marah saat melihat adegan tersebut.
Sena ingin menghampiri kedua remaja tersebut namun antrian yang sudah lenggang Sena menghentikan niat tersebut, dengan cepat Sena membayar kemudian keluar dari toko buku, Sena menghampiri tempat kedua remaja tadi berciuman namun tidak ada.
kedua remaja tersebut sudah pergi. Sena tersenyum miris sepertinya gosip yang tak sengaja dirinya dengar tadi pagi memang benar, bahwa Satria orang yang sedang dekat denganya berkencan dengan gadis lain. Jujur saja Sena tidak memiliki perasaan apapun pada Satria, dia hanya merasa terhina dengan apa yang Satria lakukan padanya, lihat saja nanti apa yang akan Satria dapatkan setelah mempermainkanya.
dengan cepat Sena menggelengkan kepalanya menghilangkan pikiran tersebut dari otaknya, dia tidak sejahat itu ngomong ngomong. Teringat akan adiknya Sena langsung keluar dari gedung tersebut menuju parkiran, Sena lupa ia mengunci pintu mobil dan yang pasti Jackson tidak bisa masuk.
"dek"
Sena mengguncang tubuh Jackson yang terduduk disamping mobilnya, kemudian membantu Jackson untuk bangun dan masuk kedalam mobil.Sena berlari kecil memutari mobil kemudian duduk dibalik kemudi, perasaan bersalah menyelimuti hatinya, apalagi saat dirinya menyentuh tangan adiknya yang dingin.
"maafin kakak, kakak lupa mobilnya dikunci sekarang kamu tidur, aku tau kamu capek nanti kalau udah sampe kakak bangunin"
Sena mengambil bantal leher untuk Jackson gunakan agar nyaman dalam tidurnya, tidak lama terdengar dengkuran halus yang menandakan Jackson sudah tertidur, tangan Sena terulur untuk mengusap dahi adiknya yang berkeringat.

KAMU SEDANG MEMBACA
IT'S YOU
Teen FictionDimulai dari menculik, bahkan melakukan sesuatu diluar dugaan, semua itu Killian lakukan untuk mendapatkan sang pujaan hati. Warning‼️ Buat yang ngga suka boypussy alias cowo ber mek* ngga usah baca ya. Jangan komen yang aneh aneh atau bawa cerita i...