perceraian di ujung tanduk

3.3K 135 23
                                        


Salah lapak hus hus

Typo bertebaran

Happy reading....

Jaemin tengah menunggu seseorang di restoran, kemarin ia sudah mengatur janji dengan orang itu

"Kenapa terlambat?" Tanya jaemin kepada suaminya yang baru datang

"Tadi sedikit macet, jujur saja kenapa kamu mengajakku bertemu?" Tanya jeno setelah duduk

"Jen aku inggin meminta maaf" ucap jaemin yang akhirnya mengalah, ia lelah berjauhan dengan jeno

"Maaf?...aku tak salah dengar? Lalu jika kita berbaikan apakah bayi diperutmu juga akan hilang"ucap jeno

"Aku inggin menjelaskan kepadamu!" Balas jaemin

"Apa yang perlu kau jelaskan?"

"Jen ini bayimu!, anak kedua kita" jujur jaemin

"Kenapa kau seyakin itu jika dia adalah anakku, bagaimana jika itu anak si brengsek mark" balas jeno

"Jen aku inggin berbaikan janggan membuatku kembali marah dengan mu" jaemin menahan amarahnya

"Buktikan jika dia anakku! Ayo kita tes DNA!" Ucap jeno

"Baiklah" jaemin tersenyum

Mereka kemudian pergi ke rumah sakit untuk melakukan tes DNA jaemin sangat percaya jika bayinya adalah bayi jeno, karena ia memang tidak pernah melakukan hubungan apapun dengan mark

Ia hanya menganggap mark seorang kakak

Setelah selesai mengecek DNA ternyata mereka harus menunggu sekitar seminggu atau dua minggu untuk hasil sempurna

Jaemin duduk dengan dibantu jeno, selain tes DNA tadi jaemin juga meminta untuk USG, jeno menurutinya

Entah kenapa ada perasaan senang saat jeno melihat janin diperut jaemin, padahal ia belum tau bayi siapa itu

"Jen...aku inggin stroberi" pinta jaemin saat melihat penjual stroberi sedang berjalan pergi

"Sebentar aku belikan" jeno mengejar penjual itu

Setelah jeno selesai membeli buah untuk jaemin ia tak sengaja menabrak orang

"Ckk lo punya masalah apa sih sama gue!" Omel mark

Yaa ia sedang ada projek rekaman mv dan lokasinya berada di tempat yang sama dengan jeno dan jaemin yang tengah berduaan

"Sorry tadi nggak sengaja nabrak" balas jeno ia langsung pergi dari hadapan mark

Jaemin melihat jeno dan mark yang bertabrakan, ia takut jika mereka kembali berantem seperti kemarin, ia menyusul kedua lelaki itu

"ayo kita pulang!" Jeno langsung menarik kasar tangan jaemin tanpa sadar

"Woi yang santai dong!" Mark menarik jaemin ke dekatnya

Jaemin jadi menyesal menghampiri kedua orang itu

"Jaemin istri gue, gue lebih berhak atas jaemin" jeno kembali menarik jaemin ke sampingnya

family breakdownCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang