cerai!

3.2K 150 10
                                        


Salah lapak hus hus

Typo bertebaran

Happy reading.....

Surat itu sudah berada di tanggan haechan, ia menatap surat itu ada rasa sedih yang menyeruak di hatinya , tapi ini demi kebaikan dirinya sendiri, haechan harus berani!

Saat tengah memikirkan itu mae datang dan mengusap pundak anaknya lembut

"Lepaskan saja janggan ragu lagi" mae mendukung keputusan haechan untuk menceraikan mark

Haechan tersenyum dan memeluk mae nya, ia sudah berjanji tak akan menangisi lelaki brengsek itu lagi, sebentar lagi ia akan melepas status sialan itu

"Ten! Chanie! Kalian di dalam?" Tanya johnny sambil membuka pintu kamar haechan

"Ayah!" Haechan merentangkan tanggan nya meminta pelukan

Johnny memeluk anak semata wayang nya itu, mereka saling berpelukan

"Chan maafkan ayah ya sudah salah memilihkan kamu suami" sesal johnny

Haechan menggeleng "janggan salahkan apa yang udah terjadi yah, haechan sudah rela melepas lelaki itu"

Mereka kembali berpelukan sebelum haechan kembali lagi ke kota untuk menyelesaikan urusan nya

💔💔💔

Jaemin sudah diperbolehkan pulang setelah empat hari berada di rumah sakit, pria itu tak mau ditemui orang lain selain jisung

"Bunda kalau ada perlu telfon jisung, jisung di ruang tamu" ucap jisung setelah membantu jaemin kembali tidur di kasurnya

Jaemin mengangguk membiarkan jisung pergi, ia mulai memejamkan mata untuk tidur

Sementara itu jisung turun ke ruang tamu untuk menemui ayahnya

Jisung rasa ayah nya sudah merasa sangat bersalah sekali dengan jaemin, ia sudah berkali kali meminta maaf kepada istrinya itu, tapi jaemin selalu menolak dan mengusirnya

"Jie buna sudah tidur?" Tanya jeno

"Sudah, ayah bisa lihat sendiri" balas jisung

"Ayah inggin tapi ayah takut menggangu tidurnya" tolak jeno, ia sadar jaemin itu peka dengan kehadiran orang lain meski ia tidur

"Jie maafkan ayah ya, gara gara ayah semua jadi runyam" sesal jeno

"Ayah nggak perlu menyesal, semuanya salah, bunda salah ayah juga salah! Kalian harus bisa perbaiki hubungan kalian" ucap jisung

Jeno menatap jisung, ia baru sadar jika anak nya sudah dewasa, bahkan kini anaknya lah yang memberi nasihat kepada nya, jeno jadi malu ia sudah tua tapi  masih tak bisa  mengontrol emosi

"Jisung juga akan coba bujuk bunda untuk maafin kesalahan ayah" jeno menepuk kepala anaknya

"Tolong bujuk bunda yaa" pinta jeno sudah pasrah

"Aku akan berusaha yah, aku nggak mau jadi anak broken melodies" ucap jisung

"Yasudah ayah kerja dulu ya, jaga bundamu selagi ayah pergi" jeno tersenyum, ia akan kembali lagi nanti seusai kerja

family breakdownTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang