Follow and vote dulu sebelum di baca
Jika tidak suka cerita saya, harap jangan di baca, atau berkomentar di cerita saya!!!
Bagas keano pratama, anak tunggul kaya raya dari keluarga Pratama dan juga seorang ketua geng motor black world wolf yang di...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jika tidak menyukai cerita saya harap jangan lanjut membaca cerita saya atau berkomentar di cerita saya!!!!
Sebelum membaca
Harap vote terlebih dahulu
|
|
|
"Enghh, shtt ahkk", ringis Bagaskara karena merasakan tubuh nya sakit
" baru bangun ternyata, makan dulu ini", ujar juan sambil membantu Bagaskara untuk bersandar
"Gak usah sok baik, minggir, gua mau ke kamar gua", ujar Bagaskara dingin namun di tahan juan
" jangan ngeyel de, ayok makan dulu, tenang ini gak ada racun liat nih gua makan", ujar juan lalu memakan bubur nya, lalu menyodorkan sesendok bubur ke mulut Bagaskara dan Bagaskara menerima nya
"Why? Mendadak baik sama gua? ", tanya Bagaskara dingin
" udah seharusnya begini, maaf de, gua baru sadar kalo selama ini gua salah karena membenci lu, gua tau pasti bukan lu yang bikin mereka meninggal, gua percaya ", ujar juan sambil menyuapi Bagaskara kembali
" gak perlu percaya, dan gak usah sok baik", ketus Bagaskara
"Lanjutin makan nya, gua mau beli obat dulu, tunggu disini, gak ada ayah, tenang aja", ujar juan lembut lalu mengusap kepala Bagaskara dan beranjak pergi
" munafik ", ujar Bagaskara lalu melanjutkan makan nya
Skip makan
" bosen gua, mending balik ke kamar", ujar Bagaskara lalu beranjak pergi sambil memegangi perut nya yang sakit
"Ngapain lu? Udah di kasih fasilitas sama ayah masih kurang sampe mau nyolong? ", tanya Ikbal lalu menyeret Bagaskara ke dapur dan mengambil pisau dan lemon lalu membelah nya jadi dua
" ahkkk, shttt", teriak Bagaskara karena air lemon tersebut mengalir tepat di tempat luka nya
"Apa yang lu, lakuin de", bentak juan yang tiba-tiba datang lalu mendorong tubuh Ikbal dan menghampiri Bagaskara
"Bilang, tadi Ikbal ngapain lu de? ", tanya juan khawatir
" di siram pakai air lemon", ujar Bagaskara masih menahan sakit lalu tubuh Bagaskara di gendong juan dan di bawa ke kamar nya