suapin

966 39 0
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Jika tidak menyukai cerita saya harap jangan lanjut membaca cerita saya atau berkomentar di cerita saya!!!!




Happy Reading

Jangan lupa vote terlebih dahulu

|

|

|












"Tolong kejer agas dulu nat, gua minta tolong, nanti bakal gua jelasin semuanya", ujar kevin mendesak Nathan

" jangan dulu cemburu, kita butuh bantuan lu, kalo lu gak bisa nemenin dia gua takut marchel ngelakuin hal gila", ujar Liam dingin

"Ayok nat, jangan cemburu dulu, kita bakal jelasin semuanya nanti", desak Farel lalu nathan mengangguk dan menyusul Bagaskara






























Nathan sudah berada di apartemen Bagaskara dia sudah memencet bel berkali-kali namun Bagaskara tidak membuka nya

" nih anak tidur apa gimana sih", batin nathan kesal lalu nathan terpikir oleh sesuatu lalu nathan mencoba membuka pintu apartemen Bagaskara dan akhirnya ke buka

Nathan menatap apartemen Bagaskara yang sunyi lalu nathan terpikir Bagaskara yang ada di kamar tanpa berlama-lama nathan langsung menaiki tangga menuju kamar Bagaskara




Cklek



"Agas", teriak nathan karena terkejut melihat kamar Bagaskara seperti kapal pecah dengan kaca berserakan dan vas bunga yang berhamburan di tambah ada darah Bagaskara

" pergi ", ujar dingin Bagaskara

" agas, cukup ya", ujar nathan menenangkan

"Gua bilang pergi, jangan ganggu", ujar Bagaskara sedikit menaikan nada tinggi nya nathan yang mendengar itu terkejut lalu memeluk tubuh Bagaskara

" sutt, jangan marah agas, lu suka gua di siksa marchel? Atau lu suka gua di perkosa sama marchel? Kalo lu gak mau gua di apa-apain marchel kontrol emosi lu", ujar nathan sambil mengelus punggung Bagaskara, Bagaskara yang mendengar perkataan nathan langsung lemas dia mulai mengontrol emosi nya

Transmigrasi Bagas [Bl, NOMIN]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang