Follow and vote dulu sebelum di baca
Jika tidak suka cerita saya, harap jangan di baca, atau berkomentar di cerita saya!!!
Bagas keano pratama, anak tunggul kaya raya dari keluarga Pratama dan juga seorang ketua geng motor black world wolf yang di...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jika tidak menyukai cerita saya harap jangan lanjut membaca cerita saya atau berkomentar di cerita saya!!!!
Happy Reading
|
|
|
"Agas ujan", ujar girang nathan lalu nathan berlari ke arah hujan Bagaskara yang melihat itu sedikit kesal lalu menatap tajam nathan
" seger banget, gas sini ", ujar nathan sambil menatap arah Bagaskara
" hujan itu anugrah tapi ingatan gua buat gua gak bisa menikmati anugrah itu", batin Bagaskara lalu Bagaskara menatap nathan sekilas
"Sekali-sekali napa", ujar nathan lalu menarik tangan Bagaskara lalu mengajak nya main hujan lalu nathan berlarian sesekali menyebor air ke Bagaskara, Bagaskara yang tadi nya hanya diam lalu membalas perbuatan nathan
Nathan berlari untuk menghindari Bagaskara, namun Bagaskara sangat cepat hingga
Hap
" mau kemana? ", tanya Bagaskara dengan nada deep nya
" ish gak adil, lu kok bisa cepet ", ujar nathan cemberut
" dingin", ujar Bagaskara dengan wajah datar nya lalu menarik tangan nathan untuk ke mobil
Bagaskara langsung mengantar nathan kerumah nya selama perjalanan nathan hanya diam karena dia tertidur Bagaskara menyelimuti tubuh nathan
Cklek
"Eh, anak manis mamah kok tidur", tanya mamah nathan namun Bagaskara memberi kode agar diam
" ayok bawa masuk ke dalam, nama kamu siapa nak? ", tanya mamah nathan lalu Bagaskara membawa tubuh nathan masuk kerumah nya
" Bagaskara tan", ujar Bagaskara ramah lalu menaiki tangga
"Kamar nya sebelah sana nak bagas, wah nak bagas ganteng sekali", ujar mamah nathan
" terimakasih tante, tante saat izin untuk ganti pakaian nathan, karena sudah basah kuyup takut demam", ujar Bagaskara ramah lalu mamah nathan mengangguk
Bagaskara mulai melucuti semua pakaian nathan namun ketika Bagaskara ingin mengambil sapu tangan tatapan nya terhenti
"Kenapa badan dia bisa semulus ini? ", batin Bagaskara lalu menengguk air liur nya dengan susah payah lalu mulai tersadar dan mulai mengelap tubuh nathan sesekali Bagaskara hampir kelepasan