Setelah selsai memeriksa jaemin,mereka bertiga pun kembali kekediaman dengan kabar yang yah sungguh menggemparkan sejagat raya
Setelah Jhonny memarkirkan mobilnya dia pun segera masuk dengan di ikuti ten yg merangkul jaemin di belakangnya,terlihat mata jaemin yg sembab dan badannya yg sedikit bergetar,saat di ruang tamu bibi kim pun menghampiri nyonya nya
"nyonya bagaimana keadaan tuan muda" ten tersenyum mendengar pertanyaan itu
"jaemin baik baik saja,bibi bisakah panggilkan echan ke ruang tamu,dan bibi tolong buatkan air minum untuk kami yah" bibi kim pun mengangguk,setelah pamit bibi kim pun pergi memanggil tuan mudanya
Tidak lama kemudian haechan pun datang dan segera menuju ruang tamu,terlihat kedua org tuanya dan juga sahabatnya dia sana
"daddy mae bagaiman keadaan nana" tanya haechan setelah dia duduk di sebelah jaemin,bukannya menjawab pertanyaan putranya Jhonny malah bertanya pada jaemin
"nana bisa jelaskan pada daddy kenapa kau bisa seperti ini" jaemin hanya diam sambil menunduk,haechan bingung apa yg terjadi sebenarnya
"dad mae sebenarnya ada apa ini" tanya dia sekali lagi, Jhonny hanya menghelan nafas,dia pun mengeluarkan sebuah surat ,dia pun menyerahkan itu kepada haechan
"lihatlah sendiri" jawabnya,haechan pun mengambil surat itu dengan pandangan bingung dia pun membuka surat itu dan...
Nungguin yah
eaa sabar yah
DUAR
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"i ini" haechan menatap ke arah daddy dan maenya
"i ini milik mu nana" tanya haechan tapi jaemin sama sekali tidak menjawab
"huft sudah,nana bis ceritakan pada daddy kenapa kau bisa seperti ini"
"nana" panggil Jhonny sekali lagi,karena nana tetap tidak menjawab
"g gini saat itu nana di sebuah hotel,nana lagi kerja di sana.."
"tunggu apa maksudmu kerja"
"n nana kerja di sana karena nana ingin menambah uang untuk kuliah nana"