37

410 23 6
                                        


HAPPY READING

Sekarang sudah waktunya jisung pulang sekolah jeno sudah menunggu putranya itu di depan sekolah, saat sedang menunggu tiba tiba ada yang menyapanya jeno pun menoleh kekanan

"tuan jeno apa kabar" sapa org itu sambil mengulurkan tangannya, jeno tersenyum titpis padanya dan membalas jabat tangan itu

"kabar saya baik tuan wong" balas jeno, org yg menyapa jeno adalah wong lucas dia adalah salah satu rekan kerja jeno di perusahaan 

"sedang menunggu anak anda tuan" tanya lucas

"iya saya sedang menunggu putra saya"jawab jeno, lucas mengangguk mengerti

 tidak lama bel plang sekolah pun berbunyi dan para murid sekolah dasar pun berbondong bondong keluar,jeno dapat melihat jisung yg berlari kecil ke arahnya dengan seseorg di sampingnya

"ayah/daddy" lucas dan jeno tersenyum mereka pun berjongkok menyambut putra mereka

jisung langsung memeluk daddynya itu dan jeno membalas pelukannya dengan erat, dia pun menggendong jisung dan menoleh pada lucas

"dia putra anda tuan" tanya lucas

"iya dia putra saya, jie kenalan dulu sama paman lucas" ucap jeno pada putranya

" halo paman namaku jung jisung" ucap jisung, lucas tersenyum padanya

"halo jisung nama paman wong lucas, dan ini putra paman namanya wong yang yang" ucap lucas

"ayah yang yang udah kenal jisung dia teman sekelas sama temen sebangkunya yang yang loh" ucap yang yang

"oh yah kalo begitu kamu kamu harus berteman baik dengannya yang yang" ucap lucas, yang yang mengangguk senang sedangkan jeno dan jisung hanya dia menatap mereka

"kalo begitu kami pulang dulu tuan lucas" ucap jeno

"oh iya silahkan tuan jeno" jeno pun membuka pintu mobilnya dan mendudukan jisung di kursi mobil tidak lupa memasang seat belth nya, setelah memastikan jisung aman jeno pun berputar ke arah pintu kemudi mobil jeno pun pergi dari sana

saat di perjalanan hanya keheningan di mobil jeno, jisung yg sibuk dengan bukunya dan jeno yg fokus melihat ke jalanan

"jie bagaimana hari pertamamu sekola" tanya jeno, jisung pun mendongak melihat daddynya

"em biasa saja dad" jawab jisung

"kenapa biasa saja, bukan kah seru kamu bisa menemukan teman baru di sana" ucap jeno

"huft jie belum menemukan teman hanya yang yang yg baru jie kenal itu pun tidak sengaja saat  ketemu di lorong" ucap jisung, jeno hanya mengangguk saja

"oh ya bagaimana kalo kita temui buna di rumah sakit, sebentar lagi juga makan siang kita makan siang bersama buna bagaimana" tanya jeno

"boleh boleh yeay makan siang bersama buna" jawab jisung begitu antusias,jeno tersenyum melihat putranya itu bahagia dia pun melajukan mobilnya menuju rumah sakit keluarganya














setelah sampai di pekarangan rumah sakit jeno segera memarkirkan mobilnya, jisung yg sudah tidak sabar menemui bunanya pun melepaskanseat belthnya dan buru buru membuka pintu mobil, setelah turun jisung pun menutup pintu mobilnya dan berlari kecil kearah daddynya

jeno pun menggandeng tangan jisung dan berjalan masuk kedalam, saat di lorong rumah sakit banyak yg menatap kagum akan ketampanan mereka

"lihatlah tuan muda membawa siapa"

"mereka tampan sekali, eh kalian sadar gk sih mereka begitu mirip"

"eh iya ya apa jangan jangan..."

bisikan bisikan itu terus terdengar tapi jeno mengabaikannya dan tetap berjalan lurus menuju ruangan jaemin, tapi saat di pertengahan jalan jeno dan jisung tidak sengaja melihat jaemin sedang mengobrol dengan dokter lainnya. Jisung yg melihat bunanya pun berlari kecil menghampirinya

"bunaa" panggil jisung sambil memeluk kaki jaemin, jaemin yg kaget pun menoleh ke bawah begitu pun dengan dokter di sebelahnya

"jie kenapa kesini" tanya jaemin dia pun menggendong jisung dan mencium pipinya

"hehe jie datang sama daddy" ucap jisung sambil menujuk ke belakang, jaemin menoleh dan melihat jeno yg tersenyum padanya

"kenapa kau datang kesini? tidak langsung membawa jisung pulang" tanya jaemin lalu menurunkan jisung dari gendongannya

jeno menghampirinya dan mengecup keningnya sekilas org org di sana pun kaget melihatnya begitupun dengan jaemin yg mukanya sudah memarah karena malu, jeno yg melihat wajah jaemin hanya mampu menahan gemasnya

"tidak rencananya aku akan mengajakmu makan siang bersama" ucap jeno dengan nada lembut, dokter di sebelah jaemin yg menatap mereka dari tadi terkejut mendengar nada bicara jeno yg lembut

"hey sejak kapan kau bisa berbicara lembut seperti ini" tanya dokter itu jeno pun menoleh padanya dan terkejut melihat siapa yg berbicara itu, jaemin dapat melihat raut terkejut jeno pun menatap bingung mereka

"karina" ucap jeno

"jen kau mengenalnya" tanya jaemin, jeno menoleh padanya

"iya dia-"

" aku pacarnya jeno" karina menyela ucapan jeno, jaemin yg mendengar jawaban itu begitu terkejut

"apa katanya pacar" batin jaemin

















TBC

AYAHKU SEORANG PRESDIR {2}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang