Di kamar jaemin jeno melihat lihat isi kamarnya yg yah begitu imut daan lucu, bagaimana tidak kamar jaemin penuh dengan warna pink dari catnya hingga ke kasur kasurnya pun berwarna pink jeno baru tahu jika jaemin menyukai warna ini
"kamarnya bagus juga" batin jeno
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
{visual kamar jaemin,maaf kalo kamarnya kayak cewe males nyari jadi yg ada aja}
jeno terus melihat lihat isi kamar jaemin yg hingga tidak sengaja dia melihat foto foto yg terpajang di dinding dan di meja, jeno pun mendekat dan melihat foto foto itu
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
{banyak foto😭}
jeno terus melihat foto jaemin yg begitu lucu sambil terkekeh kecil, saat sedang memandangi foto jaemin jeno salfok sama foto di sebelahnya di foto itu terlihat seorg lelaki manis yg sedang tersenyum
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"ini foto siapa" batin jeno
saat dia sedang melamun sambil memandangi foto itu tiba tiba jaemin keluar dari pintu kamar mandi oh ya sejak tadi jaemin tidak ada karena dia sedang berada di kamar mandi, tadi saat tiba di kamar jaemin bilang mules dan buru buru pergi ke kamar mandi meninggalkan jeno sendiri
"jen kenapa" tanya jaemin, jeno terkejut saat melihat jaemin di depannya
"ah ini eh aku sedang melihat lihat kamarmu dan aku tidak sengaja melihat foto ini"ucap jeno sambil menunjukan foto itu pada jaemin
"oh begitu" ucap jaemin
"em na boleh aku tanya siapa yg di foto ini" tanya jeno, jaemin mendekat ke arahnya untuk melihat foto tersebut menghelan nafas sejenak lalu tersenyum menatap jeno
"itu foto buna" jawab jaemin
"buna?bukankah..."
"sebenarnya yg tadi itu ibu tiriku atau lebih tepatnya istri kedua ayah ibu kandung heejin, sedangkan yg ini dia adalah bunaku istri pertama ayah, buna udah meninggal saat aku di lahirkan" ucap jaemin tersenyum kecut sambil memandang foto bunanya
"maaf" ucap jeno karena melihat raut wajah jaemin yg berubah sedih, jaemin mnoleh padanya
"tidak apa aku sudah ikhlas atas kepergian buna lagi pula aku masih memiliki ayah di sisiku, di tambah lagi sekarang ada jisung dan kau" ucap jaemin, jeno yg mendengar ucapan terakhir jaemin pun terkejut
"na"
"jeno maaf yah karena harus menunggu lama untuk jawaban dariku, sebenarnya aku sudah menerima mu sejak awal hanya saja saat itu aku masih ragu apakah kamu benar benar mencintaiku atau kau hanya sekedar merasa bersalah karena kejadian itu
tapi setelah dua bulan terakhir kau bekerja keras untuk meyakinkanku bahwa kau memang mencintaiku dan aku juga senang melihat jisung yg selalu tertawa sejak mengetahui bahwa kau adalah ayahnya, maka dari itu aku menerima lamaranmu" ucap jaemin sambil menunduk malu
jeno yg mendengar perkataan jaemin pun seketika otaknya berhenti berpikir alias ngebug emang keturunan jamal dia, jaemin yg merasa tidak pergerakan dari jeno pun mendongak melihatnya
"jen jeno" panggil jaemin dia pun menyentuh pundak jeno tapi sata itu juga jeno malah terjatuh dan pingsan jaemin begitu panik melihatnya
"YA AMPUN JENO, AYAH AYAHHHH" teriak jaemin
BRAK
"apa apa ada apa" tanya yuta dengan wajah paniknya di belakangnya ada heejin yg menggandeng tangan jisung
"ayah tolong nana jeno pingsan" ucap jaemin, yuta buru buru menghampiri putranya dan benar saja jeno pingsan dengan tidak elitnya di lantai
"astaga ni anak kenapa pingsan dah" ucap yuta dia pun mengangkat tubuh jeno ke kasur dengan di bantu oleh jaemin, jisung yg berada di ambang pintu bersama heejin pun terkejut melihat daddy nya yg pingsan dia pun berlari ke arah buna dan kakeknya
"daddy buna daddy kenapa" tanya jisung jaemin menoleh padanya dan menggeleng
"nana ini jeno kenapa" tanya yuta
" gak tau ayah tiba tiba jeno pingsan saat nana..."
"saat apa"
"saat nana ngomong jika nana nerima lamaran jeno" lirih jaemin tapi hal itu masih di dengar yuta yg sekarang menampilkan ekspresi terkejut
"tunggu kau menerima lamaran jeno, sejak kapan kau di lamar" tanya yuta
"em satu bulan yg lalu"
episode selanjutnya adalah flasback jeno yg melamar jaemin