4. Lagi dan lagi?

19 4 0
                                        

Hallowww semuanyaahhh... Ini cerita asli dari pikiran aku sendiri yah, bukan hasil duplikat orang lain. Kalo ada beberapa yang sama itu hanya kebetulan saja, karna aku juga termotivasi dari gabungan cerita cerita lainnya. Tapi bukan berarti semuanya sama yah.. cuman beberapa doang itu juga di campur sama cerita lain..

Oh yaa tak bosann² aku ingetin jangan lupa vote dan komen yahh.. hhee dan makasihh yang udah votee sama komenn nyaa.. makasihh banget yahh!!!!

Langsung aja ke ceritanya nya yaaaaa.....

***

Ketika luthfi sedang memainkan ponselnya, sambil rebahan. Ia mendapati pesan dari seseorang yang membuat suasana tadi di sekolah menjadi buruk.

Orang nyebelin

P
Lo, lagi ngapain?

Lagi kayang

Lah? Gue tebak penyebab lo kayang pasti gara gara salting di chat duluan sama gue, kan?

Dih? Stres lo, najong banget gue salting gara-gara lo

Alahh ngaku, lo!

Nyebelin banget sih lo, to the point aja lo mau ngapain chat-chat gue segala!

Dihh, emangnya ga boleh?

GAK!!

Galak amatt sih neng

Apaan sih, ga jelas tau gak!

Jangan ngegas atuh neng

STOP PANGGIL GUE NENG!

Suka-suka gue lah

Ck, buang-buang waktu banget lo!

Setelah itu luthfi hanya membiarkan notifikasi di ponselnya. Kemudian, mengambil buku dan mulai membacanya. Tak berselang lama ponsel luthfi bergetar diatas nakas, setelah melihat nama yang tertera di ponselnya luthfi pun mengabaikan telpon itu.

Fadhil terus menelpon luthfi.

22 panggilan tak terjawab

"Ck, ngapain sih. Kek gak ada kerjaan aja tu orang.", Ucap luthfi sambil menganggkat telpon ke 23 itu.

"APA LO!", Ucap luthfi ngegas.

"ALLAHUAKBAR!! Astaghfirullah, kalem dong neng, ni jantung hampir pindah dari tempatnya.", Ucap fadhil di sebrang telpon.

"Ck", luthfi hanya berdecak dan langsung memutuskan telpon sepihak.

Luthfi pun langsung kembali membaca bukunya yang sempat tertunda. Tetapi baru saja ia merebahkan dirinya telponnya sudah kembali bergetar menandakan ada seseorang yang menelponnya.

Luthfi pun beranjak dari rebahanya, kemudian mengangkat telponnya. Tanpa membaca siapa yang menelponnya. Luthfi langsung membentak yang menelpon.

"BISA GAK LO BERHENTI NELPONIN GUE MULU. INI UDAH KE 24 KALI NYA LO NELPON GUE TANPA HENTI!", Ucap luthfi menggelegar ke seluruh isi rumah. Untungnya ayahnya masih sedang bekerja dikantor dan belum pulang Karna melembur. Sedangkan ibunya masih sibuk di toko butiknya.

Fadhfi's True LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang