5. Dibully di sekolah

11 4 0
                                        

Haloowww semuanyahh!!! Jangan lupa vote dan komenya yaaa!!!

***

Deg

Luthfi mematung melihat itu, hatinya sakit seperti dihantam batu besar, hatinya seperti dipermainkan olehnya. Tanpa sadar air matanya jatuh, lalu ia menyeka air matanya dan berusaha untuk pura-pura tidak terjadi apa-apa. Ia pun melanjutkan langkahnya menuju kelas.

Sesampainya di kelas ia langsung duduk dibangkunya.

"Upi, lo kenapa? Kok, kayak habis nangis?", Tanya Aira.

"Eh, e-enggak kok. Gue ga habis nangis.", Jawab luthfi.

"Beneran pi? Gue curiga.", Ucap Vanya tak percaya.

"Iya, gue beneran gak apa-apa.", Ucap luthfi meyakinkan.

"Tapi pi-", Ucapan Aira terpotong karna sudah ada guru yang masuk.

"Pagi, anak-anak!", Ucap bu indah.

"Pagi, bu.", Ucap semua murid serempak.

"Baik, kemarin ibu sudah beri kalian tugas kan? Apa semua sudah mengerjakan?", Tanya bu indah dengan intonasi yang menyeramkan.

"Sudah, bu.", Ucap semua murid terkecuali Luthfi.

"Hah? Tugas? Aduhh, gue lupa Van. Lo udah ngerjain?", Tanya luthfi panik.

"Astaghfirullah, pi, gue udah ingetin berkali-kali loh. Lo masih belum ngerjain?", Tanya Vanya heran.

"Gue lupa Vann, gimana ini, pasti gue bakal dihukum.", Ucap luthfi.

"Ya, gimana lagi. Gue juga ga bisa bantu apa-apa. Lagian udah gue ingetin juga, udah lo terima nasib aja!", Ucap Vanya.

"Ihh, lo jahat banget sih.", Ucap luthfi kesal.

"Ck, mulai deh", Ucap Vanya kemudian maju untuk mengumpulkan tugasnya.

"Ini kok kurang bukunya! Siapa yang belum ngerjain, ngaku!", Ucap bu indah.

"S-saya bu." Ucap luthfi gemetar.

"Saya juga bu", Ucap Areksa.

"Kalian ya, kalo guru kasih tugas itu kerjain! Mau jadi apa kalian nanti?", Ucap bu indah marah.

"..."

"Sudah, kalian berdua keluar kelas dan hormat dilapangan sampai istirahat tiba, SERAKANG!!", Ucap bu indah tegas.

"Baik, bu!", Mereka pun keluar kelas dan berjalan menuju lapangan yang sedang panas-panasnya ditengah terik matahari.

Mereka pun mulai hormat ditengah lapangan itu.

"Tumben, lo belum ngerjain tugas. Biasanya, gercep mulu.", Tanya Areksa.

"Gue lupa, lo juga belum ngerjain tugasnya?", Tanya luthfi balik.

"Udah.", Ucap Areksa.

"Loh, terus? Ngapain lo bilang kalau lo belum ngejain tugas?", Ucap luthfi heran.

"Sengaja, gue kasian ngeliat lo dihukum sendiri, nanti lo nangis ga ada temen.", Ucap Areksa sambil tertawa khas nya yang candu bagi semua orang.

Fadhfi's True LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang