Chapter 20 Pertandingan, Kemenangan, Dan Pernyataan Akhir [END]

25 4 4
                                        


Begitu menerima tantangan dari Kai Ziyang Zhang, Seok Zihan Jung pun segera bersiap untuk bertempur ketika jamnya. Karena masih ada waktu sebelum perlombaan, semua peserta diberi waktu bebas.

Sebelum perlombaan dimulai, Seok Zihan Jung melakukan pemanasan terlebih dahulu, agar semua sendi dan ototnya sudah panas dan rileks juga mencegah cedera ketika melakukan balapan kuda. Karena kecepatan kuda itu sangat penting, pastinya akan butuh kontrol yang baik dari si penunggangnya.


Makanya, Zihan mulai dengan melakukan push-up terlebih dahulu sebanyak dua ratus kali dalam waktu dua puluh menit, dan plank serta crunch selama sepuluh menit lagi.


'Baiklah, pemanasan pertama selesai, waktunya sprint ringan.' Begitu mengambil posisinya, Seok Zihan Jung langsung melakukan lari ringan. Disisi lain, Kai Ziyang Zhang melihat Zihan yang berlari. Kai hanya tersenyum melihat dan mengetahui betapa beruntung adiknya, Qin Ziyao Liu mendapatkan seseorang seperti Zihan.


'Heh... Beruntungnya kamu, Adikku. Bisa aja dapetin cowok kayak dia...' Kata batinnya Kai Ziyang Zhang sembari senyum dan menggelengkan kepalanya. Melihat larinya Seok Zihan Jung yang sangat cepat, Kai nampak terkesan, pertama kalinya melihat seseorang bisa berlari secepat itu secara langsung.


Begitu ia melihat Zihan berhenti sejenak dan merasa penasaran, Kai berjalan mendekati Zihan dan melihatnya yang membuka ponselnya, ternyata Zihan sedang membuka aplikasi yang bisa menghitung jaraknya ia berlari atau berjalan.


"Nice! Dua kilometer dalam waktu 8 menit!!" Teriak Seok Zihan Jung yang membuat Kai Ziyang Zhang langsung kaget ketika mendengar Zihan berlari dua kilometer. Pada dasarnya manusia biasa dalam 8 menit hanya bisa berlari sebesar lima ratus meter saja, dan dalam waktu begitu untuk atlet, mereka kurang lebih bisa sampai 1.5 kilometer saja.


'...Itu anak cepat sekali, fisiknya sekuat apa?' Pikir Kai dengan penasaran, sambil berjalan mendekati Zihan yang sekarang sudah selesai berlari.


"Kak Kai tadi ngeliat aku lari ya barusan?" Tanyanya sembari menoleh dan menghadap Kai Ziyang Zhang yang tersenyum begitu Zihan mengambil tempat duduk dan Kai duduk disebelahnya.


"Zihan, fisikmu memang sekuat apa? Juga kecepatan larimu? Karena tadi itu bukan sesuatu yang manusia biasa bisa lakukan."


"Mmmmm... Aku gak tau, aku cuman ngelakuin aja, gak terlalu meduliin soal bisa secepet apa."


"Hahaha, gitu ya? Kalo begitu, mau coba cari tau?" Tanya Kai sembari memberikan alat yang dimana ia bisa menghitung kekuatan cengkraman tangan.


"Lah? Kak Kai mau menguji aku pakai ini?"

"Ya... Coba aja dulu, biar kita bisa tahu seberapa kuat lengan kamu itu, Zihan." Bujuk Kai Ziyang Zhang sembari menatap Seok Zihan Jung sembari menyodorkan alat tersebut. Zihan pun menerima setelah menghelakan nafasnya dan tersenyum sedikit.


"Yasudah, cuman perlu tes kekuatan cengkraman kan?" Dan Zihan mendapatkan anggukan kepala dari Kai yang menandakan "Iya"


'...Tidak perlu menariknya terlalu kuat, aku gak mau Kak Kai kaget sih. Apalagi kalo ketahuan sekuat itu aku, malah bakal dikerumunin rekrut masuk lomba dan sebagainya...' Ujar dalam batinnya Zihan sembari mulai menarik pegangannya dan angka mulai terus naik dan sudah melewati sepuluh kilogram.


'Eh, aku harus tarik sampe berapa ya? Ah, sampai cukup aja lah...' Zihan terus menarik pegangannya, angka sudah mulai melewati enam puluh kilogram dan masih naik.

Zihan masih terus menarik pegangan alatnya itu dan sekarang sudah mencapai seratus kilogram lebih.


'Aduh, ini kebanyakan gak ya? Disini aja deh...' Zihan pun memilih berhenti di sana saja. Melihat Zihan yang nampaknya sudah selesai, Kai menoleh kearahnya.


code love protocol [END] [Terbit]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang