Elle's POV.
Cam mengantarkanku sampai rumah,sampai saat ini pun aku masih teringat akan masa lalu itu.
"Bye Cam"ujarku tersenyum manis padanya.
"Bye Elle"balas Cam mengeluarkan kepalanya melalui jendela mobil
Cam menginjak gas lalu pergi dari rumahku.
Lupakan ingatan itu,entahlah. Ingatanku yang itu selalu saja teringat jika aku berada disuatu ruangan yang gelap.
Aku memasuki rumahku dengan pelan,rumah sudah sepi,kupikir orang orang rumah sudah pada tidur.
Aku lelah untuk hari ini,aku menghembuskan nafasku pelan sambil merebahkan tubuhku.
Drtt...drtttt.....
Aku merogoh tasku lalu mengambil ponselku yang bergetar pertanda ada pesan masuk.
2 pesan.
From : Madison
Hi Elle! Rencana liburan,lusa kita akan berangkat!kau jadi ikut kan?!
Aku membuka pesan 1 lagi,apakah aku mimpi?oh tidak tidak,ini bukan mimpi. Aku merindukan Johnson.
From : Johnson
Hi Elle! Bagaimana kabarmu? Kuharap kau baik baik saja. Apa besok kau ada waktu? Aku ingin mengajakmu pergi.
And I MISS YOU.
Rasanya hatiku ingin menjerit,aku rindu dengan Johnson,aku rindu akan wajahnya,pedulinya denganku. Aku rindu semua tentangnya.
What the hell?!! Aku harus melupakan Johnson,aku harus bisa.
Kubalas pesan itu satu persatu,dimulai dari Madison.
To : Madison
Yeah! Aku akan ikut bersama Cam ;)
Sent→
To : Johnson
Hi Johnson :) well benar dugaanmu,aku baik baik saja :) kapan dan dimana?
I miss you too :)
Sent→
Aku meninggalkan ponselku diatas tempat tidur lalu pergi mengganti pakainku menjadi pakaian yang cukup nyaman untuk kubawa tidur.
Aku melihat ponselku kembali dan sudah ada pesan 1 masuk.
From : Johnson
Besok di Cafe dekat taman kota :)
Aku menaruh ponselku di meja kecil sebelah ranjangku lalu tidur,mataku sudah tidak bisa diajak kompromi untuk
tidak tidur dulu.
▪✖▪✖▪✖▪✖▪✖▪✖▪
Aku membuka mataku perlahan lalu meregangkan otot ototku. Aku bangun dari tidurku lalu duduk di tepi ranjang dengan rambut yang sedikit berantakan.
"Hoammmm...."
"Oh my god!"ucapku kaget akibat Nash yang tiba tiba muncul dipintu kamarku
"Apa tidak bisa kau ketuk dulu?!" ujarku kesal. Nash hanya menatapku datar.
Nash mengetuk pintu itu 2 kali setelah mendengar perkataanku,well ia meledekku.
"Whatever"rutukku pelan
"Cepat turun kebawah,kita sarapan"ujarnya lalu langsung pergi dari pintu kamarku
"Aku juga sudah ingin turun"rutukku kembali
Aku berjalan gontai turun kebawah melewati tangga,lalu pergi kearah dapur.
"Hmmm..."ucapku sambil mencium cium aroma masakan.
KAMU SEDANG MEMBACA
The one and only you.
FanficLove is really confusing. Moreover, if stuck in love two hearts. And we have to choose one of them. Until now no one knows what is love ?
