DILARANG MEMBAHAS CERITA GUE YANG LAIN DILAPAK INI 🙏
MOHON TIDAK MEMAKSA MAKSA SAAT MIMIN SEDANG FOKUS 1 CERITA KARNA SANGAT MEMPENGARUHI MOOD SAYA 🙏✨️
🕸
Ty menghela nafasnya saat melihat temannya-Gavin terus meracau akibat mabuk. Pria itu dengan tidak tau malu nya datang tiba-tiba ke mansionnya dan minta ditemani minum.
"Kenapasii? Kenapa coba cewek itu susah banget ditebaknya?"
"Shela. Lo tau kan adik tingkat kita kemarin? Sebelumnya dia bilang kalo dia suka sama gue dari lama, terus sekarang? Sekarang dia tiba-tiba banget jauhin gue gitu aja" Lirih Gavin kesal
Ty hanya menggeleng tak habis fikir dan kembali fokus pada projeknya. Namun satu detik setelahnya ia teringat sesuatu dan mulai mendekatkan duduknya pada Gavin.
"Vin"
"Hm"
"Cowok semalem yang dateng ke rumah lo, itu ngapain?" Tanyanya hati-hati
Gavin memicingkan matanya mencoba mengingat.
"Oh si Hema. Gak ngapa-ngapain si, cuma silaturahmi aja. Kebetulan nyokap nya temen arisan nyokap gue, dan kabarnya si hema pindah ke komplek sini juga jadi deh mampir sekalian dinner"
"Pindah?"
Gavin menolehkan kepalanya dan hampir terjungkal melihat wajah mengeras Ty.
"Santai dong elah..."
Hening.
Mereka kini tengah tenggelam dalam fikirannya masing-masing.
"Yong" Hening. Ty tidak menanggapi tapi Gavin tau jika laki-laki itu mempersilahkannya bicara.
"Lo gak beneran suka adik gue kan?"
Ty sontak menoleh cepat membuat Gavin ikut menghunus tatapan tajam kearah temannya itu.
"Atas dasar apa lo nanya kaya gitu?"
Gavin mengedikkan bahunya acuh.
"Yah buat mastiin aja"
Ty berdehem pelan dan memilih menatap jakarta dari jendela kamarnya.
5 menit berlalu, Ty masih mematung ditempatnya bersama gavin yang kini sudah asik dengan tontonan komedinya.
"Tipe cowok Dita kaya gimana vin?"
Dengan sisa tawanya Gavin menoleh kearah Ty, seperti belum sadar Gavin menatap Ty lekat, sampai disatu detik setelahnya ia memukul kepala temannya itu menggunakan bantal dengan brutal.
"Brengsek lu! Sial!! Kan dari awal udah curiga gue!! Suka kan lo sama adek gue! Enyah lu bangsat! Gaada anjirr! Dia 5 tahun lebih muda dari lu bangke" Sumpah serapah itu keluar dari mulut Gavin spontan.
"OGAH GUA PUNYA IPAR KAYA LU!"
Ty pun hanya pasrah saat tubuhnya diamuk oleh Gavin, Dita dan Gavin itu benar-benar 11-12 menurutnya.
Mau bagaimana lagi? Ty benar-benar tidak bisa mengelak sekarang.
Faktanya.
Dia yang menyukai Dita
Adalah benar.
🕸
Ketuk
Gak
Ketuk
Gak
Ketuk
Cklek
"Aaak"
"IH Bapak ngagetin ajaaa!" Bentak Dita sebal pada atasannya itu
KAMU SEDANG MEMBACA
TYDI
Fanfiction"Kamu tau gak kenapa biawak hidup diair?" Tanya Ty dengan wajah datarnya Dita menatap boss nya horror "Karna dia gabisa terbang" Lanjut Pria itu lagi masih dengan wajah datar "Pak? Udh deh, kalo emang bapak gabisa ngelawak gapapa, gausah ngelawak, g...
