Sel, 19.nov.24 at 11.07 pm
Hari ini ibu muda itu sangat-sangat sangat sangat sangat pusing mweheheh, di karenakan Asahi tidak mau lepas dari hyunsuk
Maklum lah anak itu lagi demam
"Sahi sama ayah dulu ya? Buna mau makan sebentar" bujuk hyunsuk
"Iyaa, ayoo sama ayah sini?"
Asahi melihat Jihoon lalu menggeleng dan kembali memeluk hyunsuk "Mau ikut Buna aja (。•́︿•̀。)"
"Iyaa baiklah" Hyunsuk berdiri lalu berjalan ke dapur dan Asahi masih terus tubuh kecil ibu muda itu
Jihoon sebenarnya sedikit was was takut terjadi sesuatu sama istri mungil dan cebol nya itu upps ehek
"Bunaaa" panggil Asahi
"Iya sayang, mau sesuatu?"
Asahi menggeleng "pusing" mata asahi berkaca-kaca
"Itu karena obat yang sahi minum tadi melawan virus-virus di dalam tubuh sahi. Makanya sahi pusing"
"Sungguh ayah?"
"Iyaa nanti klo sahi tidak pusing berarti virus nya udah mati" kata Jihoon
"Buna?" Hyunsuk mengangguk saja dah, gak bisa ngomong dia lagi makan di suapin Jihoon eeaakk
"AYAAH BUNAA" teriak jaehyuk lalu menghampiri kedua orang tua nya di dapur
"Jae jangan teriak-teriak nak"
"Upss iya hihi sahi lagi sakit...... Iihh kok sahi di peluk-peluk jaejae tidak di peluk" kata jaehyuk dengan ekspresi marah di akhir
"Wlee" Asahi menjulurkan lidah nya
"Udah-udah kalian ganti baju dulu sana. Nanti ayah yang peluk kalian"
"Gak mau ayah bau" ucap junkyu
"Waah sini kau anak monyet" Jihoon lalu mengejar junkyu mengelilingi rumah megah itu dan akhir nya ketangkep
"Ajun anak monyet? Berarti ayah buna monyet?" Batin yoonbin
"AAHH AYAH AMPUN"
"Mau lari kemana hm?" Jihoon mengangkat tubuh junkyu dengan satu tangan untuk di bawa ke kamar nya
"Lepas kan Ajun ciaatt!!" Jihoon di hadang oleh yoshi. Yoonbin jaehyuk dan mashiho
"AAHHH OCHII TOLONGIN AJUUN"
"Tidak mau"
"Serang!!!" Mereka berempat menyerang Jihoon, lebih tepat nya menggelitik ayah nya
"Aahh haha tidak lepas haha kan aku"
Asahi melihat nya mengiri dia pengen ikut juga "Buna mau ikut kakak"
"Gak pusing lagi kepala nya?"
"Tidak sahi sudah sembuh" ucap Asahi sambil tersenyum lalu ikut menyerang ayah nya
"Aaahhh tidak ratu tolong raja" Jihoon meminta bantuan pada hyunsuk
Jihoon sudah lelah di tindih dan gelitik sana sini oleh anak-anak nya, bahkan wajah nya sudah di tindih oleh bayi gembul pecinta Naruto and Shinchan, bahkan Jihoon sudah berbaring di lantai
"Hey hey udah cukup main nya, kalian ber 5 mandi dulu sana. sebelum Buna jadi raksasa hijau"
"ASSIAP" mereka berlima menggunakan pose hormat lalu pergi
"Haru nakal" ucap Jihoon
"Nda" haruto menggeleng namun tertawa
Jihoon berucap seperti itu karna haruto menggenjot wajah ayah nya menggunakan pantat kecil nya
"Mas gak mau potong rambut? Udah panjang loh ini" ucap hyunsuk seraya mengikat rambut Jihoon
"Mungkin besok aku cukur nya"
"Bagus lah biar ganteng nya berkurang, aku gak mau kamu di lirik² cwk lain di luar sana" hyunsuk menaruh pipi nya di kepala suami nya, tangan nya mengalungi leher Jihoon dari belakang
"Tapi mau gimana pun aku tetep ganteng yang"
"Iya sih tapi..... Iihhh!!! Gak boleh!!! Mas gak boleh gantenggg harus!! Jelek!!" Hyunsuk menjambak rambut Jihoon
"ADUUH IYA YANG IYAA AMPUN"
"Hihihi" super king kong baby yang melihat ayah nya kesakitan pun tertawa
"Hwanie Suka ya lihat ayah kesakitan? Nih liat lagi" bukannya hyunsuk berhenti ia malah lebih brutal menjambak rambut Jihoon, tawa Junghwan juga lebih nyaring
Bukan hanya super king kong baby yang tertawa, kakak kembarnya juga ikut-ikutan
"Aduuh yanggg sakitt"
"Hiih!!! Sana kerja"
"Iyaa sayang iyaaa"
KAMU SEDANG MEMBACA
Pusing
AcakJihoon hyunsuk dan tuyul pesugihan mereka, eh enggak deng berjanda 11.Feb.2024
