15

157 15 0
                                        

26.jul.25 at 10.39 am


spill keluarga hoonsuk pas anak-anak nya agak gedean













"kak, ayoo lah maafin kita pleasee" ucap jeongwoo berkali-kali, meminta permohonan kepada manusia yang sudah dia sentil bersama temannya itu "ru, minta maaf ege"

"males ah" jawab haruto

"buruan ru! keburu cepu ke ayah nanti!"

"gue aduin sekarang nih" kata jaehyuk

"dih cepuan, kak! ampun jangan huee" haruto meng panik, soalnya jaehyuk berdiri

"gak mau, pundung gue sama kalian" jaehyuk memalingkan muka dan mau jalan, tapi kedua kaki nya langsung ditahan duo bokem "iihh lepas!"

"gak mau, sebelum kak jaehyuk gak cepu"

"nah bener tuh"

"okee, gue gak cepu, sekarang lepasin"

"akhirnya..." haruto bernafas lega,

tapi jaehyuk langsung berlari dan teriak sekencangnya "HUAAA AYAH ANYA!!"

"kak! jangaan kak!!" jeongwoo lari duluan, haruto ancang-ancang mau lari ala naruto

jihoon sama hyunsuk yang lagi ada diruang tamu cuman geleng-geleng kepala denger teriakan mereka bertiga. saat sampai, jaehyuk langsung duduk di paha jihoon dan memeluk nya

"kenapa nak?" jihoon mengelus surai hitam jaehyuk

"hiks, haru sama uwoo sentil dahi jaejae kuat-kuat ayaah, lihat dahinya jadi meraah" kata jaehyuk sambil sesegukan, hyunsuk ga ngomong apa-apa, lagi maskeran, takut retak ges

"masih sakit enggak nak?"

"eum" jaehyuk menggeleng

"jeongwoo, haruto" panggil jihoon, ketika merasa anak kembar terakhir ada dibelakangnya

"i-iyaa ayah" jawab duo bokem bersama

"minta maaf sama kakak"

jeongwoo berlutut "KAKAK MAAFIN KITA hiks, KITA GAK hiks SENGAJA" jeongwoo juga ikut nangis pas liat jaehyuk nangis, maklumi aja, Jeongwoo ini anak yang paling cengeng 🤫 kalau saudara nya nangis atau luka, jeongwoo yang nangis lebih dulu, tapi lebih kenceng jeongwoo

"Iyaa kak, haru kan juga ga sengaja, maafin kita yaa... pleaseee, kan kakak kalah main gunting batu kertas, jadi kami sentil"

"ta-tapi kalian nyentil kuat banget, kakak udah nyuruh pelan-pelan, tapi kalian gak pelan-pelan hiks"

"hehe kan kita gak tau yang pelan-pelan itu gimana" kata jeongwoo, dan langsung dapet senggolan dari manusia disamping nya "eh maksudnya kakak mau apa biar kakak bisa maafin kita"

"kalian h-harus disentil juga sama ayah" kata jaehyuk sambil tersenyum licik

"sa-sama kakak aja ya?" haruto

"i-iyaa, atau sama anya aja" bujuk jeongwoo, kalo sama hyunsuk yakin bakal pelan-pelan, soalnya enggak tega, beda banget sama jihoon

"gak mau, harus ayah"

"deketan dikit" kata jihoon, tangan nya udah siap buat nyentil mereka berdua

"hehe tapi pelan-pelan ya ayah?" haruto mendekat sambil mengelus tangan jihoon

"kenapa kalau kenceng?"

"nanti sakiit hehe" jeongwoo juga melakukan hal yang sama, bedanya cuman dicium aja

"terserah ayah dong mau pelan apa enggak? kakak mau ayah nyentil pelan apa kenceng?" tanya jihoon pada anak yang duduk dipangkuan nya

"sampai bunyi aja ayah"

"okee"

"huft" si kembar langsung pasrah, dan bersiap untuk disentil, kedua mata mereka menutup rapat-rapat

ctak!

ctak!

jeongwoo teriak tanpa suara, haruto menunduk merasakan sakit yang emejing, jihoon nyentil nya pelan tapi pakai tenaga dalam

"ahaha anya, liat wajah kakak" si paling kecil tertawa saat melihat kakak kembarnya itu kesakitan, muka mereka berdua meme banget

"astaga, sejak kapan hwanie ada disitu" jihoon sama jaehyuk ngelus dada karna kaget, pasal nya si kecil👌juga ikutan pake masker wajah warna hitam kayak hyunsuk, mana seluruh badannya dipakein selimut warna putih lagi, kan jadi ngiranya setan bogel

PusingTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang