sesuai kesepakatan di sekolah tadi kini doyoung sedang menemani changmin sedangkan yang lain sedang menyiapkan tempat dan isinya agar acara changmin dan juyeon berjalan dengan lancar knight of the road dan dragon shadow berusaha keras untuk membuat acara tersebut lebih sukses dibanding harapan changmin maupun juyeon, mereka semua ingin memberikan kesan yang menarik lebih tepatnya mengharukan bagi keduanya yang tidak akan pernah terlupakan
changmin dan doyoung sedang berada dibutik untuk mengukur baju yang sudah di desain khusus hanya untuk changmin, changmin ingin dihari pertunangannya dirinya terlihat lebih sempurna dibanding kesehariannya selama ini
pandangan changmin tak sengaja melihat doyoung yang sedang melamun dikursi, changmin menyerahkan pakaian yang akan digunakannya nanti lalu berjalan ke arah doyoung, changmin mendudukan dirinya tepat disamping doyoung namun setelah beberapa saat doyoung hanya diam seolah jiwanya menghilang
" ngelamun mulu lo " changmin menyenggol tangan doyoung membuat doyoung terkejut bukan main
" ga usah ngagetin ih gue gebug lo mampus "
" lagian mikirin apa sih "
" gue mau turun ke arena malam ini tapi gue takut kalo ka ajun tau gue turun "
" kenapa kakak lo ga ngizinin turun, padahal setau gue dragon shadow jagonya kalo udah di arena "
" gue pernah celaka karena lawan nyabotabe motor, mulai dari situ anak anak dragon shadow ga pernah bolehin gue turun "
" mereka sayang banget ya sama lo "
" gatau yang gue tau kita jadi rumah satu sama lain " doyoung terkekeh setelah mengatakannya
" tapi kenapa masih turun buat ke arena, bandel banget sih lo "
" duit gue abis anjir "
" boros banget sih bokap lo ngasih berapa ampe ludes"
" suudzon mulu ga berkah hidup lo "
" si anjir "
" gue ga make uang papa jadi gue mutusin buat nyari kerja "
" emang turun ke arena kerjaan ya " changmin menatap heran ke arah doyoung
" iyalah orang ngasilin duit mayan "
" serah dir serah " setelah mangatakan itu doyoung menatap changmin
changmin yang merasa risih menatap garang doyoung
" gue udah mau tunangan ya sat "
" dih apa, calvin ga jelas " rasanya saat itu juga changmin ingin menghantam kepala doyoung dengan benda berat namun changmin masih belia untuk memakai pakaian dengan tulisan tahanan
" mau bantuin ga "
" engga "
" ih gue belum bilang mau minta tolong apa "
" intinya engga, gue gamau ya disalahin sama kembaran lo "
" huuu calvin cemen " doyoung menyoraki changmin dengan kedua jempol yang mengarah ke bawah
" diem atau gue aduin juan atau ajun "
" dasar aduan cemen "
" diem ye monyet " doyoung menghela napas ini cara terakhir untuk membujuk changmin agar tutup mulut
doyoung menggeserkan pantatnya ke samping hingga menubruk pinggang changmin, changmin menatap penuh curiga ke arah doyoung
" gue minta tolong ya sama lo, tolong jangan bilang ke ka ajun kalo gue turun malam ini "
KAMU SEDANG MEMBACA
Berandalan
Teen FictionBagaimana jadinya jika Knight of the Road dan Dragon Shadow yang terkenal musuh bebuyutan tiba tiba menjadi akur bahkan menjadi satu cerita ini hanya fiktif belaka jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian ataupun cerita, itu adalah kebetulan se...
