jinjin & rinrin

241 22 1
                                        

haerin berjalan menaiki beberapa tangga naik ke atas rooftop, haerin berjalan ke arah tembok pembatas dan mengeluarkan tangannya dari sakunya yang akan memegang tembok itu.

"HAERIN!!!" teriak danielle menarik lengan haerin dengan keras hingga haerin menjauh dari tembok

"ngapain sih kamu?! kamu gila ya!?"teriak danielle

"hah? apa sih kak?"tanya haerin dengan bingung

"ya, kamu ngapain kayak tadi? kalau jatoh gimana?"ucap danielle

"aku cuman ngambil barang yang jatoh dari kantong aku"ucap haerin

danielle menatap tajam haerin lalu beralih ke belakang haerin, danielle melangkah maju untuk melihat barang yang haerin sebut.

"bentar!"ucap haerin menahan kedua pundak danielle

"mau ngapain?"tanya haerin

danielle menyingkirkan kedua tangan haerin dari pundaknya "kenapa? kamu nyembunyiin sesuatu?"tanya danielle menatap tajam haerin

"ngga kak, udah ayo ke bawah"ucap haerin menarik lengan danielle menuruni tangga

danielle hanya memutar bola matanya lalu tersenyum. haerin hanya diam saat menuruni tangga, haerin malas untuk mengeluarkan suaranya yang menurutnya akan membuang buang energinya.

saat di bawah haerin melihat dokter jinni dan dokter lainnya membawa kyujin pergi dari ruangan, haerin pun melihat jiwoo yang masih menangis di pelukan pharita dan karina.


_______

haerin berada di kuburan kyujin bersama dengan teman-temannya dan teman teman jiwoo, haerin hanya berdiri diam menatap batu yang tertulis nama kyujin dan tanggal lahirnya.

waktu demi waktu berganti namun haerin masih tidak ingin beranjak dari sana, para pelayat pun sudah pada kembali kerumah dan jiwoo pun sudah pulang karena bujukan dari orang tuanya. haerin duduk di samping makam kyujin dan mengusap batu nisan dengan lembut, haerin berada di makam kyujin hingga 6 pagi walaupun teman temannya bahkan minji menyuruhnya untuk istirahat dan kembali pulang haerin menolaknya.

"haerin"panggil hanni berdiri di samping haerin bersama hyein

"maaf aku gabisa datang ke rumah sakit kemarin"ucap hanni mengusap kepala haerin dengan lembut

"rin, gua sama temen gua tunggu di parkiran"ucap minji

"pulang okey? lo udah disini lama, kyujin bakal sedih kalau liat lo kayak gini"lanjut minji menepuk pundak haerin lalu tersenyum kearah hyein melambaikan tangannya dan pergi begitu saja tanpa melirik ke arah hanni yang menatapnya

"aku tau kamu sedih kehilangan kyujin, tapi kamu tetap harus pulang istirahat dan tidur. lihat, kelopak mata kamu bengkak dan sedikit menghitam"ucap hanni

haerin hanya terdiam mengalihkan pandangannya ke arah makam kyujin lagi, menatap sedih batu nisan yang banyak tersimpan bunga-bunga cantik.

"hey... aku udah suruh danielle buat jaga kamu dulu, orang tua kamu.... sedang tidak ada di rumah. mereka ada panggilan mendadak dari kantor pusat di Korea dan menyuruh kita untuk menjaga kamu"ucap hanni memeluk haerin

haerin memejamkan matanya menikmati pelukan hangat dari hanni, minji benar kyujin akan sedih jika melihatnya seperti ini.

"danielle udah tunggu kamu di parkiran"ucap hanni

"aku pulang bareng minji aja"jawab haerin
"biar danielle pulang bareng kalian"lanjut haerin

"huh~ yaudah"ucap hanni

haerin tersenyum lalu berjalan pergi ke parkiran melihat danielle yang sedang mengobrol dengan minji dkk.

"emang hanni tuh pinter banget ngebujuk orang"ucap yujin tersenyum

ASING?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang