DUABELASSS

53 25 2
                                        

WARNING!!!
-typo bertebaran.
-banyak kata yang tidak sesuai EBI & EYB.
-jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, itu merupakan ketidaksengajaan.
-jika tidak suka just skip. oke?

Happy Reading BB

jangan lupa tinggalkan jejak untuk menambah semangatkuuu!!
kiss kiss🌸🕊️


! snelli : jas dokter yang hanya dipakai saat memeriksa pasien.

! dokter spesialis oknologi : cabang kedokteran yang mengkhususkan diri dalam mendiagnosis dan mengobati penyakit kanker.

! rekap medis : sebuah rekaman dokumen yang berisi informasi terkait pelayanan apa saja yang diberikan kepada pasien, mulai dari data pribadi pasien hingga riwayat kesehatan pasien.

! torso : patung batang tubuh manusia.

"wali pasien?" tanya pria setelan jas dan dilapisi snelli dengan nada pelan.

Azka menoleh ke arah suara itu dan menganggukkan kepalanya tanpa mengeluarkan suara sedikitpun karena tidak ingin mengganggu regan yang tengah lelap tertidur setelah diperiksa dan diberikan beberapa penanganan dari dokter spesialis oknologi.

"bisa ikut keruangan saya sebentar? ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan," ucap dokter itu.

tidak bicara azka langsung pergi mengikuti arah dokter itu berjalan dengan keadaan kepalanya yang menunduk, cukup khawatir dengan keadaan kawannya itu.

aroma obat-obatan dan aroma buku dari ruangan yang baru saja ia masuki itu benar-benar menyebar diseluruh ruangan, suasana ruangannya juga tidak begitu mengenakkan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

aroma obat-obatan dan aroma buku dari ruangan yang baru saja ia masuki itu benar-benar menyebar diseluruh ruangan, suasana ruangannya juga tidak begitu mengenakkan.

"saya sangat sibuk melakukan tindakan kepada banyak pasien jadi kurang mengurus ruangan saya maaf ya de, silahkan duduk dulu," ucap dokter itu setelah melihat gerak-gerik azka yang terus-menerus melihat ke seluruh ruangan itu, lalu mempersilahkan azka untuk duduk tepat didepan mejanya yang di penuhi tumpukan buku kedokteran dan beberapa torso.

"ohh iya dok gapapa, saya cuma mengingat saat pertama saya masuk keruangan dokter, ternyata masih sama hehe" jawabnya kikuk, beberapa ingatan dari 4 tahun lalu kembali terputar setelah masuk keruangan itu.

meskipun sudah pernah bahkan sudah beberapa kali bertemu untuk check-up dengan dokter yang ada dihadapannya itu azka tetap merasa canggung, sepertinya bukan canggung tapi lebih tepatnya merasa takut. takut informasi yang akan disampaikan oleh dokter itu bukanlah kabar baik.

"jadi kapan kakak kamu bisa datang?"

"saya udah hubungin kakak saya dok, katanya diusahakan besok sudah sampai kesini," ucapnya menjelaskan. "tapi regan gapapa kan dok?" tanya azka untuk ke berapa kalinya, Dokter-Fasha tidak memberi tahu apa yang sebenarnya terjadi pada regan, hal itu membuat azka semakin dibuat khawatir akan keadaan regan.

FROM XAVERIO | without saying goodbye (ON GOING)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang