part 39

1.9K 120 73
                                        

Sebulan lebih berlalu, mees sudah menawari untuk pindah ke negara lain, namun tampaknya ayu masih betah disini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sebulan lebih berlalu, mees sudah menawari untuk pindah ke negara lain, namun tampaknya ayu masih betah disini.

"Sayang..apa tidak bisa lebih lama disini? Rasanya aku semakin betah dan tidak ingin pulang"

ucap ayu yg berdiri di jendela kamarnya menatap ke arah laut.
Mees yg berada di ranjangpun menoleh menatap istrinya tersenyum

"Tidak ingin berkunjung ke negara lain? Aku cuti 3bulan sayang,, masih ada waktu 2 bulan untuk mengunjungi negara lain"

ucap mees membuka selimutnya, menurunkan kakinya lalu berjalan perlahan mendekati istrinya. Tanganya melingkar sempurna di perut rata ayu, memeluknya dari belakang mentap ke arah laut sama seperti ayu yg sedang menatap ke arah laut.

"Apa aku semalam bermain terlalu kasar sayang?" Sambung mees.

Ayu mendongakan wajahnya menatap suaminya.

"Bukankah sejak awal kamu selalu seperti itu?" Ayupun tersenyum setelah mengatakan itu.

Mees menunduk mencium kening ayu

"Maaf akan aku, aku selalu tidak bisa menahannya jika sudah bersamamu sayang" senyum mees mengembang membayangkan apa yg terjadi semalam, mees hampir merubuhkan tempat tidur mereka.

"Mau mengulanginya lagi?" Sambung mees tersenyum

"Pagi pagi begini?"

"Sensasi baru,, ayoo" mees menggendong ayu kembali ke tempat tidur.



Skip
********


"Aaarghhhh sial.. jadi papa memblokir semua kartu kreditku ? Bagaimana bisa, aarghhhh" ucap berra mulai mengamuk, ia berencana memesan tiket pesawat penerbangan maldives, saat pembayaran ternyata semua semua kredit cardnya telah terblokir.

Berra terlihat sedang mengambil sesuatu dari dalam tas nya. Setalah barang itu berhasil di ambil berra terilhat mengotak atiknya, (ponsel)

"Halo paa"

"........"

"Kenapa papa memblokir semua kredit card berra, buka blokiran itu sekarang juga, berra membutuhkan uang itu paaa"

"Untuk apa berra ? Kamu mau berbelanja ? Ayo papa antar"

"Berra tidak mau. Yg bera mau kartu berra segera bisa di gunakan pah!!!" Bentak berra pada papa nya.

"Katakan untuk apa sayang? Papa tau, pasti kamu akan pergi ke maldives untuk menganggu honeymoon, mees dan ayu kan? Jangan seperti itu nak,, biarkan mereka bahagia, papa yakin kamupun pasti akan bahagia dengan laki laki lain "

Berra yg terlihat muak pun akhirnya mematikan sambungan telfonnya, lalu membanting ponselnya ke kasur.
Lalu mengamuk semua barang barang yg berada di kamar nya.

"Papa apakan lagi si berra pa?? Ingat berra itu anak kita satu satunya"
Ucap mamanya yg duduk di samping papa berra.

"Ini semua karena didikanmu yg tidak benar"

Redamancy  (MEES HILGERS)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang