Redamence = Mencintai seseorang yg juga mencintai kita. Ternyata benar sebelum menemukan seseorang yg tepat, kita akan di pertemukan dengan orang yg salah, seperti Ayu Cathrina joanna.
Ini hanya cerita fiksi, jadi mohoh jangan sangkut pautkan deng...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mees dan ayu kini perjalanan pulang, sepanjang jalan, ayu hanya diam dan melamun, beberapa kali mees melirik ke arah istrinya.
"Bagaimanapun aku harus bisa membuat justin menceritakan apa yg sebenarnya terjadi" ucap ayu dalam hatinya.
Dia masih terus bertanya tanya pada dirinya sendiri, Bagaimana bisa suaminya yg izin padanya untuk ke toilet, tiba tiba berada di kamar itu ? Bagaimana bisa keadaan suaminya sampai seperti itu ? Banyak pertanyaan pertanyaan lain yg memenuhi pikiran ayu saat ini.
"Sayaaang" mees menggenggam tangan ayu dan menatapnya.
Ayu lalu menoleh "iyaa ?"
"Sudah sampai sayang" mees tersenyum menatap istrinya yg terlihat bingung.
"Oh ?" Ayu menoleh ke kiri dan kanan melihat sekitar, ternyata benar mereka sudah sampai di halaman rumah, ayu tak menyadari jika mereka sudah sampai.
"Ada apa ?? Ku lihat dari tadi kamu melamun , Apa ada sesuatu yg kamu fikirkan ?" Tanya mees lembut sambil menggenggam tangan istrinya dan menatapnya tersenyum.
Ayu mencoba memejamkan matanya, menarik nafas dalam, lalu menghembuskannya lembut. Membuka matanya dan tersenyum
"Tidak sayang,, aku hanya ingin istirahat saja"
Mees memeluk ayu.
"Jangan berbohong sayang,, aku hafal betul bagaimana istriku ini"
Ayu hanya diam saja menikmati pelukan hangat sang suami.
"Bukankah wanita hamil tidak boleh banyak fikiran ? Aku suamimu,, jika ada apa apa ceritakan saja padaku hemm, jangan di pendam sendirian, itu tidak baik untuk tumbuh kembang baby" mees masih memeluk dan mengelus lembut punggung istrinya di dalam mobil.
"Aku mencintaimu, jadi kuharap selamanya perasaanku tidak pernah berubah untukmu" ucap ayu
Mees yg mendengar itu tiba tiba melepaskan pelukanya. Menatap ayu lembut.
"Kenapa bicara seperti itu ???Aku bahkan lebih lebih mencintaimu,, aku mencintaimu lebih dari nyawaku sendiri, sayang" Ucap mees, kini mereka saling tatap.
Tiba tiba terketuk jendela mobil dari luar.
Mees dan ayu yg kaget lalu menoleh,
"Mees,, ayu ? Kenapa tidak turun daru tadi ?" Ucap sara
Mees menurunkan kaca jendelannya
"Ada apa kak ?"
"Kenapa tidak turun sejak tadi ?"
Akhirnya mees membuka pintu dan turun tak lupa iya juga membuka kan pintu untuk istrinya.
Mereka bertiga masuk kedalam rumah bersama.
*********
Sore hari,, saat ayu sedang duduk santai di kamarnya sambil memainkan ponsel miliknya. Tiba tiba terdengar suara ribut dari luar.