Redamence = Mencintai seseorang yg juga mencintai kita. Ternyata benar sebelum menemukan seseorang yg tepat, kita akan di pertemukan dengan orang yg salah, seperti Ayu Cathrina joanna.
Ini hanya cerita fiksi, jadi mohoh jangan sangkut pautkan deng...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Pagi hari..
"Sayang.. kamu sudah bangun ?" Melihat ayu sudah membuka matanya, ia berjalan melangkahkan kakinya mendekati ayu.
"Sayang.." ucapnya kambali.
Ayu hanya diam seperti enggan menanggapi suaminya.
Mees duduk di samping ayu yg sedang berbaring. "Sayang.. ak..aku.. ingin minta maaf padamu.. ak.. ak..uu. aku salah" Ucapnya penuh dengan penyesalan.
"Maaf.. gara gara kesalahanku kemarin kamu jadi seperti ini" ucap nya menunduk sedih.
Ayu memalingkah wajahnya enggan untuk menatap mees.
"Babe.. bicaralah,, jangan hanya diam saja, aku sungguh sungguh minta maaf dan menyesal"
Namun tetap saja, ayu hanya diam tak menanggapi apapun.
(Sayang mommy tau kamu menginginkan pelukan daddy, tapi tolong untuk kali ini ayo bekerjasama dengan mommy, daddymu sesekali harus di beri pelajaran) Ucap ayu dalam hati, mencoba bernegosiasi dengan bayi yg ada di perutnya.
Sejujurnya, sejak ia membuka mata dan melihat suaminya, ada rasa ingin sekali di peluk seperti biasanya. Ayu sadar itu pasti keinginan anak yg ada di kandunganya, Namun ia mencoba menahan karena masih kesal kemarin mees membentaknya. Untung saja kali ini anaknya mau di ajak kerjasama, ayu tidak merasa mual seperti biasanya.
Ayu berusaha bangun dari tempat tidur, berniat ingin ke kamar mandi
"Sayang..biar ku bantu" ucap mees yg akan membantu ayu mengambil infus.
"Aku bisa sendiri" jawab ayu ketus, menolak bantuan mees
"Sayang... Kamu masih marah?"
Ayu tak menjawab apapun, ayu mulai berjalan melangkah ke kamar mandi.
"Sayaang..." Ucap mees.
Ayu masuk ke kamar mandi menyalakan air.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Baby ingin di peluk daddy ya ? Tolong bersabar dulu yaa sayang,, baby juga anak mommy kan ? Jadi ayo kita kasih pelajaran untuk daddy agar besok besok dia tidak mengulangi kesalahanya kembali" ucap ayu mengelus perut buncitnya.