Setelah seharian Shani bekerja mengantar Gracia kesana kesini dia pun di perbolehkan pulang
"Kamu boleh pulang" ucap Gracia setelah keluar dari mobil
"Terimakasih" jawab Shani kemudian pergi meninggalkan rumah tersebut
Kini jam menunjukkan pukul 20:55 Gracia pun langsung masuk ke dalam rumahnya dan membersihkan diri, setelah selesai membersihkan diri dia pun pergi menuju taman belakang rumahnya karna sudah ada Nalan yang menunggu nya disana
"Gimana" tanya Gracia menatap Nalan
"Dari data yang saya cari Shani atau Shani steffani Leandra anak dari mantan pemilik perusahaan Leandra dan memiliki adik bernama Celine Agatha Leandra dan memiliki ibu bernama Audy Leandra, Keluarga mereka mengalami kebangkrutan setelah Leandra kehilangan istri nya yang di sebabkan oleh kecelakaan" jelas Nalan kepada Gracia
"Kecelakaan kapan" tanya Gracia
"Kecelakaan 6 tahun yang lalu di umur Shani 14 tahun" jawab Nalan karna kini Shani sudah berusia 20 tahun
"Lo bisa jelasin lebih jelas ga kecelakaan seperti apa" tanya Gracia
"Ok, jadi pada saat 6 tahun lalu Shani sedang bermain-main dan mengendarai sepeda namun saat itu turun hujan dan Audy sebagai ibu Shani memanggil-manggil Shani karna dia melihat mobil yang berlari kencang sekali tapi karna hujan Shani tak mendengarkan suara Audy yang membuat Audy cepat-cepat berlari menghampiri Shani(menyelamatkan Shani) Dan membuat Audy kehilangan nyawanya" jawab Nalan
"Setelah kejadian itu Leandra membenci Shani dan di mengalami depresi akibat kehilangan istirnya dan terus-menerus menyalahkan Shani sampai mereka bangkrut dan kerjaan Leandra sekarang mencoba membuat perusahaan baru dan terlilit hutang yang mengakibatkan Shani yang harus membayar semua itu" jalas Nalan
"Itu saja" tanya Gracia yang di jawab anggukan oleh Nalan kemudian Nalan pun menyerahkan suatu dokumen perusahaan Leandra yang sudah di beli oleh perusahaan lain
"Kalo begitu saya permisi dulu putri" ucap Nalan meninggalkan Gracia sendirian di bangku taman rumah tersebut
Gracia pun membaca dokumen-dokumen itu dan kini dia tau kenapa pada saat itu Shani menangis di bawah guyuran hujan deras
***
Setelah Shani pulang dari rumah Gracia badannya yang sebelumnya remuk kini tambah remuk karna mendapatkan pukulan seperti biasanya
"Leandra bayar hutang Lo" ucap depkolektor menagih hutang kepada Leandra
"Ikut gw ke kantor polisi" ucap depkolektor yang hendak menarik paksa Leandra tapi di hentikan oleh Shani
"Pak jangan bawa papa saya" ucap Shani
"Bayar hutang makanya" ucap depkolektor itu melepaskan Leandra
"Berapa sisa hutangnya pak" tanya Shani
"55t" jawab depkolektor tersebut kemudian Shani pun menyerahkan 5jt uang yang di kasih Gracia untuk gaji awalnya dan nanti sisa 2,5 JT gajinya
"Pak saya janji akan bayar tiap bulan 5jt tapi jangan bawa papa saya" ucap Shani kemudian depkolektor pun menerima uang tersebut dan pergi meninggalkan Shani
"Dapat dari mana kamu" tanya Leandra
"Dari bos Shani" jawab Shani
"Mana, minta uangnya masih ada kan" tanya Leandra memeriksa kantong celana Shani
"Tidak ada pa" jawab Shani tapi Leandra tak percaya
"Mana cepetan" ucap Leandra
"Tidak ada pak, Shani serius" jawab Shani Leandra pun marah kemudian memukul Shani
