Kini Greta berada di kamarnya dia pun menangis tersedu-sedu mengingat semua ucapannya kepada Tara bahkan dia menyesal karna menyuruh Tara menjauhi nya tapi apa boleh buat dia kecewa melihat Tara yang pasrah akan takdir mereka dan bohong jika dia tak mencintai shantara
Semenjak kejadian itu Tara menghilang dari hidupnya seakan-akan dia sudah di telan bumi, dan lihat sekarang betapa berat penyesalan yang harus ditanggung oleh Greta
Tak ada lagi keceriaan seperti dulu, tak ada lagi harapan kebahagiaan karna kedua hal itu sudah di bawa pergi oleh Tara
Sudah dua tahun lamanya Tara masih saja menghilang bahkan dia tak pernah menemukan titik terangnya, Greta sudah mencari ke semua teman-teman Tara tapi dia tak menemukan jawaban yang membantu nya seakan-akan mereka mendukung hal ini terjadi
Greta terus saja berbicara kepada mama dan papa nya tapi mereka selalu menolak itu dan hanya meringankan beban Greta untuk lamaran saja belum menjalankan pernikahan meski itu tak bisa merubah apapun Greta pun tak bisa membantah
Kini greta mulai bekerja dan ini tahun pertama nya untuk kerja namun tak ada semangat yang di tampilkan semuanya masih sama setelah kehilangan Tara
"Nanti aku jemput ya" ucap sean mengantar Greta ke sebuah kantor
"Ya" jawab Greta langsung turun dari mobil tersebut
Hari-hari Greta berlalu begitu saja Sean masih mencoba mendekati nya tapi Greta selalu menolak itu semua bukan tanpa alasan beberapa kali Greta melihat Sean dengan wanita lain tapi ketika ketahuan dan dia memberitahu kepada orang tuanya jawaban yang dia dapatkan malah memojokkan dirinya
"Itu salah kamu makanya Sean kaya gitu, kamu yang selalu nutup diri dari sean" ucap orang tuanya mendengar itu membuat Greta pun pasrah saja dan beberapa kali pun Sean mencoba menyentuh nya tapi orangtua nya tak memperdulikan hal itu karna sean seorang dokter dan tunangannya jadi ga masalah
Kini pekerjaan yang melelahkan untuk Greta pun ber akhir dan dia pulang ke rumahnya dengan di antar oleh sean
"Gre ke kamar dulu, mau istirahat" ucap nya langsung pergi menuju kamar nya dan lagi-lagi dia menangis sambil memandang foto Tara dengan dirinya
"Kamu dimana, aku kangen" gumam Greta menatap foto itu
"Kamu ga kangen aku ya"
"Aku di sini ga sekuat itu, kamu bohong bilang aku kuat ternyata aku ga kuat"
"Kita sampai kapan berjauhan kaya gini, aku nyesel bilang kaya gitu pliss comeback" ucapnya sambil menangis dengan tatapan yang sudah lelah dan setelah menangis cukup panjang dia pun membersihkan dirinya untuk tidur dan menyambut hari esok
*****
"Gre hari ini jadi kan kita rapat untuk wawancara sebuah kasus" tanya dipto
"Iyh jadi, kalian duluan aja sampe ke kantor nanti saya susul" ucap Greta kemudian dia pun bersiap-siap menuju kantor dia bekerja sebagai analis media(bekerja di suatu perusahaan tv)
Saat di tengah jalan karna keadaan dan badan yang sedang kelelahan membuat dia malah menabrak pepohonan yang ada di jalanan
Bruk
Mendengar suara itu para pengemudi bahkan warga yang ada di sekitar situ pun khawatir dengan keadaan Greta
"Tolong panggilkan ambulance"
"Bawa ke rumah sakit"
Kemudian Greta pun di larikan ke rumah sakit dengan darah yang mengalir dan hanya ada luka di keningnya karna dia membawa mobil tak terlalu kencang
