tenggelam 4

527 51 9
                                        

Terhitung sudah 3 bulan Shani bekerja menjadi supir Gracia dan kedekatannya dengan keluarga Gracia pun sangat baik bahkan mereka kadang makan malam bersama sebelum Gracia menyuruh Shani pulang

"Kamu jangan pulang dulu, ayo makan sama-sama" ucap Adhitama Sanjaya papi Gracia

"Tidak usah om, saya makan di rumah aja" jawab Shani menolak dengan sopan

"Itu namanya kamu menolak rezeki, kamu ga boleh menolak rezeki" ucap Adhitama

"Ayo makan dulu" lanjut Adhitama mengajak Shani ke meja makan dan di Sanah sudah Ter isi oleh Bobby, Gito, Serena Veronica yaitu maminya Gracia

Mereka pun duduk lalu makan Dengan tenang dan lahap karna di tradisi rumah tersebut jika sedang makan tidak boleh mengobrol

"Makasih om Tante, Abang Atas makan malamnya, saya pamit pulang dulu" ucap Shani ketika mereka duduk di ruang tamu

"Kamu pulang pake apa" tanya Adhitama mengingat Shani tak pernah membawa kendaraan ketika datang ke rumah

"Saya biasanya naik taksi om"jawab Shani sopan

"Ya susah, Bobby keluarin motor 1 yang jarang kamu pakai buat Shani" ucap Adhitama

"Baik papi" jawab Bobby lalu berdiri meninggalkan ruang keluarga tersebut

"Tidak usah repot-repot om"ucap Shani tak enak dan niat menolak karna sejujurnya keluarga ini begitu baik dengan dia

"Pakai aja biar kamu ga telat juga antar anak om" jawab Adhitama

"Sudah pak" jawab Bobby menghampiri mereka setelah mengeluarkan motor vespa matic dari bagasi

"Ini kuncinya, kamu pulang hati-hati" ucap Adhitama menyerahkan kunci motor kepada Shani

"Makasih om maaf merepotkan saya pamit dulu" ucap Shani sopan lalu menyalami mereka Shani pun berdiri dan pergi dari ruang tamu tersebut tapi saat hendak pergi menaiki motor itu Shani di kagetkan dengan kedatangan Gracia

Gracia pun mengambil tg Shani untuk mem Pat Pat kepalanya

"Kamu lupain ini" ucap Gracia yang membuat Shani tersenyum

"Maaf ya tuan putri" ucap Shani iseng kemudian dia mem pat-pat kepala Gracia setelah itu meninggalkan rumah tersebut

Kedekatan Gracia dan Shani sudah cukup dekat bahkan sangat dekat dan terlihat seperti pasangan bukan supir dan tuan putri, Shani mempunyai kebiasaan setiap ingin pergi atau datang menghampiri Gracia dia akan mem pat-pat kepala Gracia entah dia menyukai itu dan Gracia juga menyukainya

Gracia cukup sadar dengan perasaannya sendiri dan yang mengetahui itu selain dirinya adalah Bobby, dia cukup terbuka dengan Abang nya itu karna abangnya memiliki sifat yang sangat welcome asalkan jujur

Setelah itu Gracia pun masuk kembali ke dalam rumahnya

*****

Pagi ini seperti biasa Shani akan datang ke rumah Gracia dan mengantarkan Gracia ke sekolah dan saat sampai di rumah tersebut dia pun membuka pintu dan melihat Gracia baru selesai makan

"Kamu baru sampai" tanya Gracia menghampiri Shani sedangkan orang rumah sudah pergi ke kantor dan mami nya pergi arisan

"Maaf saya terlambat" ucap Shani mem pat-pat kepala Gracia

"Tidak terlambat kok, gimana kalo hari ini kita pergi pake motor" ucap Gracia setelah mereka sudah sampai di depan rumah itu

"Takut kamu kepanasan di jalan" jawab Shani tapi Gracia malah masuk ke dalam rumah dan keluar dengan helm di kepalanya

★about greshan★Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang