Sejak hari itu Gracia terus mencari Shani tapi dia sama sekali tak menemukan orang itu
Gracia yang baru saja pulang sekolah pun singgah di salah satu cafe yang tak jauh dari tempat sekolahnya dia datang kesini bersama teman-temannya
"Gre mau apa Lo" tanya Anin teman gracia
"Latte kopi" jawab gracia
"Lo sis" tanya Anin lagi
"Jus buah naga gw" jawab Sisca kemudian Anin pun memanggil pelayan
"Kak saya pesan latte kopi satu, jus buah naga satu dan milk tea satu" ucap Anin
"Makannya kak" tanya pelayan tersebut yang di jawab gelengan oleh Anin
Pelayan itu pun pergi meninggalkan meja Gracia dkk
Saat asik melamun menatap ke luar jendela Gracia pun di kagetkan dengan suara seseorang yang mengantarkan pesanan mereka
"Ini kak pesanan nya" ucap pelayan pengantar tersebut, Gracia yang mendengar suara itu pun seketika menoleh ke arah orang tersebut dan dia tampak kaget melihat siapa orang itu
Gracia yang ingin bereaksi berlebihan pun tidak jadi mengingat Shani, iyh Shani yang bekerja takut menganggu dan mengancam pekerjaan Gracia
Shani juga melihat Gracia tapi Shani tak terlalu bereaksi karna dia sangat jago untuk berekreasi
Setelah itu Shani pun pergi meninggalkan meja tersebut, Gracia sedari tadi matanya hanya fokus ke arah Shani bahkan teman-temannya pun bingung melihat sifat Gracia
"Woy kenapa" tanya Sisca
"Tau tuh, kaya orang habis lihat setan Lo" ucap Anin
"Ga papa, ayo kita cepat pulang gw ada urusan" jawab gracia kemudian mereka pun duduk sebentar dan tak sampai 10 menit langsung pergi meninggalkan cafe tersebut
***
Gracia POV:
Aku melihatnya lagi setelah 1 bulan aku mencari nya, bahkan aku selalu mengunjungi pantai itu berharap dia datang lagi tapi ternyata tidak dan sekarang aku malah melihat dia sedang bekerja di cafe Yes
Tatapan kami bertemu dia melihat ku tapi dengan wajah yang datar sedangkan aku melihatnya dengan tatapan kaget dan khawatir, aku ingin cepat-cepat pulang bukan tanpa alasan tapi aku akan menyelesaikan sesuatu hal
Kini aku tiba di rumah setelah mengantarkan Sisca dan Anin, aku masuk ke dalam lalu pergi menuju kamar ku untuk mengganti pakaian saat semuanya selesai aku mengambil telpon ku dan menelpon seseorang
Datang ke sini
......
Sekarang
.....
Saya tunggu di taman belakang rumah
Setelah itu aku pun berjalan menuju taman yang ada di belakang rumah ku, taman ini khusus di bikin untuk menanam bunga maupun sayuran dan suasananya sangat sejuk
Aku duduk di salah satu bangku panjang yang berada di taman tersebut yang di buat khusus untuk bersantai atau menikmati kesejukan
"Ada apa putri" tanya seseorang tersebut yang membuat aku berbalik menghadap nya
"Jangan kasih tau Papi ataupun abang-abang ku bang Nalan" ucap ku memperingati nya
Dia Nalan laki-laki yang di tugaskan oleh papi dan abang-abang ku untuk menjaga ataupun mengabulkan apa yang ku inginkan, umurnya dengan ku hanya selisih 3 tahun dan dia lebih tua
