Beberapa oneshoot dari kapal yang ada di skz termasuk kapal-kapal goib.
And sorry guys i don't like blowjob so kalian gak bakal nemu adegan itu di book ini.
Dan disini cuma oneshoot ya bukan twoshoot ataupun threeshoot jadi satu bab bakalan langsung...
Play: Friends (Chase Atlantic) I Like It (Stray kids)
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
.
.
.
Langit biru yang cerah dan matahari yang bersinar terik menemani seorang pemuda yang kini duduk manis di bangku taman sendirian.
Nampak dua buah earphone yang menyumbat telinganya sedangkan sosoknya fokus mengerjakan tugas dari dosen yang harus segera ia kumpulkan.
Suasana di taman kampus itu tak terlalu ramai, hanya terlihat beberapa mahasiswa di sana termasuk dirinya.
Yang Jeongin, mahasiswa psikologi yang dikenal karena sikap pemalu dan pendiam di kelas. Wajahnya menggemaskan dengan model rambut berponi yang menutupi kening.
Jeongin punya banyak teman, hampir seluruh orang yang dikenalnya di sini pasti menyukainya. Bahkan tanpa ragu mengungkapkan perasaan padanya yang sayangnya baru saja putus cinta.
Ah ya, Jeongin masih enggan membuka hati untuk siapapun usai kandasnya hubungan yang ia jalani bersama sang mantan dulu. Ia tak mau berhubungan dengan siapapun untuk sekarang, menempuh pendidikan secara sungguh-sungguh sepertinya mulai ia utamakan.
Namun, ada satu orang yang berhasil membuatnya bimbang. Seseorang yang berhasil menarik perhatiannya, mendekati dirinya disaat dia bahkan sudah mempunyai kekasih.
Jeongin ingin mengabaikan tapi, sungguh orang itu punya seribu cara untuk menjebaknya, membawanya pada hubungan tak jelas yang membingungkan.
Kim Seungmin. Mahasiswa hukum yang gemar sekali menggodanya, bukan cuma itu. Seungmin juga berhasil meluluhkan dirinya, membuatnya tak dapat melawan ataupun menolak.
"Hei, di sini ternyata, aku nyariin kamu."
Dan ini dia orangnya. Tanpa permisi melepas earphone di telinganya kemudian duduk tepat di hadapannya.
Jeongin mendongak, ia melirik ke arah kanan dan kiri. Merasa was-was dan takut jika mungkin ada orang yang melihat mereka berdua di sana.
"Kak, jangan ke sini please nanti ada yang liat. Aku gak mau denger berita yang nggak-nggak tentang kita." celetuknya.
Seungmin itu kakak tingkatnya jadi wajar jika ia harus memanggil pemuda itu dengan embel-embel kakak.
"Kenapa? Oh apa Jisung ganggu kamu lagi?" terka Seungmin yang mengira bahwa kekasihnya itu sudah mengusik rubah kesayangannya.
Jeongin mendengus, ia menutup buku-bukunya dan memasukkannya dalam tas.
"Iya, katanya aku gak boleh deket-deket sama kakak lagi, dia cemburu soalnya Kak Umin lebih sering ngabisin waktu bareng aku," jelasnya. Ia berdiri hendak menjauhi Seungmin yang nyatanya mengikuti.
Pemuda itu mengangguk paham, menaruh kedua tangannya pada saku celana. Bibirnya bersiul sepanjang jalan, sesekali berkedip pada beberapa wanita yang dilihatnya.