Hari ini adalah hari dimana Chiquita dan Ella menikah, dan beberapa menit yang lalu Chiquita baru saja meresmikan Ella sebagai istri sah nya.
Pernikahan mereka berdua tidak mewah namun tidak juga sederhana, bisa di bilang standar kali yaa..
"Yooo broo.. dah kawin aja" tepak kaedan pada pundak Chiquita.
"Jangan lupa..." Kaedan menggantung kalimat nya. Jangan lupakan raut wajah lelaki itu yang sangat mirip om om.
"Jangan lupa apaan anjirr?"
"Live malam pertama" bisik kaedan yang mampu membuat pipi Chiquita memerah.
"Goblok lu, lu makan sonoo" titah Chiquita seraya mendorong kaedan pelan.
"Iya dah iyaa" kaedan beralih pada Ella.
"Hati hati ya, ni bocah serigala berbulu kambing" ujar kaedan sebelum akhirnya ia pergi meninggalkan dua pasangan yang baru menikah itu.
Hening
Jujur saja setelah kejadian yang menimpa keduanya, Chiquita jadi lebih canggung pada Ella.
Di tengah suasana hening tersebut, datang lah pharita dan ruka dengan sepiring nasi dan segelas minum.
"Nih.. kalian berdua makan dulu" pharita menyodorkan piring yang telah ia bawa.
"Minum juga jangan lupaa" ruka ikut menyodorkan minum nya.
Chiquita tersenyum tipis, tangan nya bergerak meraih piring dan gelas yang telah di sodorkan oleh dua unnie nya.
"Gumawo" ucap Chiquita dengan senyum tipisnya.
"Suapin Ella biar bayi sehatt " peringat ruka yang di angguki patuh oleh Chiquita.
"Duluan ya dek adekk" ruka menarik pergelangan tangan pharita.
Sesuai dengan pesan kakak tiri alias calon kakak ipar, chiquita akan menyuapi istri nya.
"Aaa" Ella menghindari suapan Chiquita.
"Kenapa?" Tanya Chiquita seraya menurunkan sendok nya kembali.
"Gak mau sama sayurr" balas Ella dengan bibir yang berkerut.
"Kamu harus makan sayur biar bayi nya sehat " ucap Chiquita.
"Tap-"
"Aku suami kamu, nurut sama Ku yaa.." tangkas Chiquita dengan suara yang lembut.
Chiquita kembali mengangkat sendok nya kemudian mengarahkan nya pada mulut Ella. Mau tak mau, suka tak suka Ella pun menerima suapan Chiquita.
"Kamu juga makan dongg" Ella merebut sendok yang Chiquita pegang.
Disisi lain, terdapat ada tiga gunung api yang sedang erupsi ketika melihat Chiquita dan Ella saling menyuapi di sana.
Kalian tau? Siapa lagi kalo bukan, asa, ahyeon dan rora. Ketiganya kini tengah duduk di bersama sembari melihat pemandangan yang dapat menyakiti hati.
Berbeda dengan ketiganya, rami malah asik bernyanyi.
"Harusnya aku yang di sana~~"
"Dampingi mu, dan bukan dia~"
"Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia~~"
"Harusnya kau tahu bahwa-"
"Cintaku lebih darinya~"
"Harusnya yang kau pilih bukan dia~~"
"Ku tak bah-"
Plak
KAMU SEDANG MEMBACA
Kakak Tiri
FanfictionChiquita harus Nerima kalo ayah nya bakal nikah lagi sama janda anak 5 yang anak nya itu pada suka Ama dia, ada ruka yang selalu caper ke pharita yang notabe nya kakak kandung Chiquita, ada 3 unnie unnie seksihh yang selalu rebutan Chiquita dan ada...
