bab 13

1K 62 2
                                        


Drett drett

"Hallo? Maaf ini siapa?"

"Cepat datang ke gedung kosong yang ada di jl. xxxx!"

"Lu siapa anjirr?! Berani berani nya Lo nyuruh gue"

"Cepatlah datang! Jika tidak aku akan menyakiti rora"

"Ohh iya.. datang lah sendiri!"

Tutt

"Siapa tadi" gumam Chiquita.
Kalo ini Chiquita merasa bingung, apakah ia harus datang ke gedung kosong itu? Atau jangan?

Akhh.. namun mengingat orang itu sempat menyebut nama rora Chiquita jadi yakin untuk mendatangi gedung kosong nya.

Dengan terburu buru Chiquita mengambil kunci motornya yang ada di meja ruang tamu.

"Canny mau kemana" tanya pharita yang kebetulan sedang membaca novel di ruang tamu.

"Aku ada urusan sebentar unnie" jawab Chiquita tanpa melihat ke arah pharita.

"Aneh" batin pharita, sejujurnya pharita sedikit penasaran—kenapa adiknya terburu buru?

Tapi ya sudah lah biarkan saja. Pikir pharita.

Di sisi lain Chiquita mengendarai motornya dengan kecepatan di atas rata rata, ia tidak peduli jika mendapat cibiran dari pengendara pengendara lainnya.

Selang 20 menit lamanya, Chiquita pun sampai pada tempat yang di tuju. Dengan ragu Chiquita mulai memasuki gedung kosong itu.

Hal pertama yang Chiquita lihat adalah seorang gadis berhoodie yang tengah membelakangi nya.

"Dimana rora unnie!" Seru Chiquita.

"Akhirnya kau datang" Chiquita terdiam, suara ini terasa familiar bagi nya. Tidak mungkinn!?

"ELLA?!" Pekik Chiquita kaget. Dengan langkah yang lebar Chiquita menghampiri Ella yang sudah berbalik menatap nya.

"Apa apaan ini?" Linglung Chiquita.

Bukan nya menjawab-- Ella malah memeluk tubuh Chiquita sehingga sang empu tersentak.

"E-lla ada apa? Di mana rora unnie?" Tanya Chiquita.

"Aku ada di depan mu canny! Jangan cari yang tidak ada" jawab Ella yang masih setia memeluk Chiquita.

Tanpa Chiquita sadari, Ella membawa sebuah suntikan bius.
Memeluk Chiquita adalah bagian dari rencana Ella, gadis itu mulai menancap kan suntikan  nya pada Chiquita.

Tak membutuhkan waktu lama-- dengan perlahan chiquita kehilangan kesadaran nya.

"Keluarr!" Seru Ella dan keluar lah beberapa pria berbaju hitam.
Mereka adalah bodyguard dari ayah Ella, mereka Ella perintah
Kan untuk bersembunyi saat Chiquita datang.

"Tolong antarkan kami ke apartemen ku" pinta Ella yang di angguki para bodyguard.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Kakak Tiri Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang